Sosok Siman Bahar, Manusia Banyak Harta Tersangka Kasus Korupsi Rugikan Negara Sampai Rp 189 Trilliun
--
MITRA AUTO - Kabar duka datang dari KPK. Ini dia profil tersangka korupsi Siman Bahar Meninggal dunia di China yang wajib kamu tahu. Simak informasi selengkapnya yang sudah kami rangkum di sini!
KPK telah melaporkan sebuah kabar duka tentang salah satu tersangka korupsi. Siman Bahar alias Bong Kin Phin diduga telah meninggal dunia sejak Minggu (5/4/2026) di China. Informasi terkait meninggalnya Siman Bahar dibenarkan kuasa hukumnya, Erick Samuel Paat.
Simak artikel di bawah ini untuk mengetahui informasi lebih lanjutnya!
Profil Siman Bahar
Siman Bahar dikenal luas di dunia bisnis emas di Kalimantan Barat. Nama Siman Bahar merupakan singkatan dari “Si Manusia Banyak Harta”. Nama tersebut merupakan pemberian dari teman-temannya karena pria 62 tahun itu merupakan juragan emas dengan kekayaan melimpah. Julukan tersebut mencerminkan reputasinya dalam bisnis logam mulia.
Siman memulai dan memusatkan aktivitas bisnisnya pada PT Loco Montrado. Melalui perusahaan ini, ia mengembangkan sejumlah perusahaan lain di sektor emas, antara lain PT Bhumi Satu Inti, PT Indo Karya Sukses, dan PT Tujuan Utama yang dikelola oleh adiknya Discon Liusdyanto.
Selain bisnis emas, Siman juga memiliki bisnis di sektor perhotelan melalui PT Surya Pajintan. Melalui perusahaan ini, ia melahirkan Hotel Golden Tulip Essential di Jalan Teuku Umar Nomor 39, Pontianak, pada Februari 2015.
Di balik kesuksesan karirnya hingga menumpuk banyak harta, latar belakang pendidikan Siman tidak terlalu mentereng. Ia hanya menamatkan pendidikan hingga sekolah menengah pertama. Fakta ini terungkap saat ia hadir sebagai saksi dalam persidangan terdakwa Dody Martimbang pada September 2023.
Saat ini Siman merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Aneka Tambang Tbk dan PT Loco Montrado pada 2017. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka pada 23 Mei 2023.