Siapa Mantan Artis yang Jadi Pemikat Korban Scammer di Solo? Berinisial F dan Merupakan Mantan Istri Reza Smash
--
MITRA AUTO - Ini dia sosok Mantan Artis jadi Pemikat Korban Scammer di Solo yang sudah kami rangkum buatmu. Simak terus artikel di bawah ini biar nggak ketinggalan informasinya!
Berbagai informasi bisa dengan mudah dan cepat dibagikan di era digital ini. Apalagi algoritma media sosial dibentuk untuk mengikuti topik-topik yang memang menjadi langganan pengguna dan yang sedang ramai di perbincangkan. Seringkali informasi ini dibagikan tanpa adanya konfirmasi lebih lanjut atau kejelasan informasi siapa kah orang yang sedang diperbincangkan itu.
Salah satunya adalah berita panas Mantan Artis jadi Pemikat Korban Scammer di Solo yang sedang heboh. Sosok perempuan eks artis berinisial F tersangka kasus penipuan online atau scammer jaringan internasional yang bermarkas di Solo Baru, Sukoharjo akhirnya terungkap.
Ingin tahu lebih lanjut? Simak artikel di bawah ini sampai habis.
Kasus Pemikat Korban Scammer di Solo
Mantan artis berinisial F ditangkap Polda Jawa Tengah. Penangkapan ini diduga karena mantan artis tersebut terlibat dalam jaringan penipuan daring atau online berskala internasional. F bersama komplotannya bermarkas di Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo.
Ditressiber Polda Jateng mengungkap jaringan scammer internasional ini memiliki markas di Solo Baru, Sukoharjo. Mereka menggunakan modus pendekatan emosional kepada para korban hingga berhasil menipu banyak korban dan meraup keuntungan hingga Rp 41 miliar.
Perusahaan penipuan tersebut memiliki nama PT Digi Global Konsultan. Dari perusahaan itu, para pelaku melakukan penipuan terorganisir dengan jaringan lintas negara.
Direktur Direktorat Reserse Siber (Dit Ressiber) Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Himawan Susanto Saragih menyebut komplotan scammer jaringan internasional itu mengajak seorang wanita mantan artis untuk menjadi model guna memikat korban. Wanita mantan artis itu berinisial F.
Artis tersebut ikut terseret dan ditetapkan sebagai tersangka. F memiliki peran penting sebagai model untuk melakukan video call guna meyakinkan korban.
"Jadi model yang dapat kami amankan ini tugasnya adalah melayani video call sesuai dengan yang dikehendaki korban," kata Himawan dalam jumpa pers di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Senin (1/6).