Saturday 18th of July 2026

Femas, Peserta Open Trip Korea Selatan yang Dikabarkan Kabur dari Rombongan Usai Beli Sepatu di Myeongdong

Femas, Peserta Open Trip Korea Selatan yang Dikabarkan Kabur dari Rombongan Usai Beli Sepatu di Myeongdong

--

Di sana saat titik kumpul telah ditentukan, Femas tidak datang. Bahkan saat berusaha dihubungi melalui telepon tidak bisa. Tour Leader berulang kali mencoba menghubungi Femas melalui panggilan telepon juga pesan singkat supaya kembali bergabung dengan rombongan.

Baca juga: Oknum Dosen UPI Bandung Tipu Wanita Rp100 Juta Pakai Modus Uang Riset Berujung Viral, Begini Klarifikasi Pihak Kampus

Baca juga: Jasad Gatot Ditemukan Terkubur di Pekarangan Rumah, Diduga Dihabisi Oleh Anak Angkatnya Sendiri Usai Tak Beri Restu Pernikahan

Akan tetapi, upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga pihak penyelenggara mengambil langkah resmi dengan melaporkan kejadian tersebut kepada instansi pemerintah dan otoritas imigrasi setempat.

Selain melapor ke imigrasi, pihak travel juga berupaya membuat laporan ke kepolisian di Korea Selatan. Yang mengejutkannya lagi, terkait kronologi pria di Madiun kabur saat ikut tur di Korea Selatan, pihak keluarga Femas juga diduga menutup-nutupi informasi.

Hal ini dikonfirmasi oleh manajemen Berani Backpacker di Indonesia bergerak melakukan koordinasi serta pelacakan. Tim mendatangi langsung rumah ibu kandung Femas yang tercantum sebagai sponsor atau penjamin di RT 016 RW 007, Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Tetapi ketika berada di rumah Femas, sang ibu mengaku tidak tahu-menahu, menyebut anaknya tidak berbakti, bertindak semena-mena, serta menuduh seluruh dokumen perjalanan dibuat sendiri oleh Femas tanpa sepengetahuannya.

Imbas dari kejadian tersebut, manajemen Berani Backpacker mengambil tindakan tegas dengan melaporkan penjamin atau pemberi sponsor ke pihak kepolisian di Indonesia. Agensi travel terancam sanksi berat dari otoritas terkait.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST