Saturday 12th of September 2026

Siapa Alfonsius Albinus Mehan? Sosok Dokter Hewan Asal Sikka Gugur Ditembak KKB di Jayawijaya

Siapa Alfonsius Albinus Mehan? Sosok Dokter Hewan Asal Sikka Gugur Ditembak KKB di Jayawijaya

--

MITRA AUTO – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai sosok Alfonsius Albinus Mehan yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!

Alfonsius Albinus Mehan, dokter hewan asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Ia gugur ketika menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Alfonsius diketahui bertugas di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Pria berusia 35 tahun tersebut ditembak kelompok bersenjata di Distrik Muliama pada Rabu (9/9/2026). Peristiwa itu juga menambah daftar korban dari kalangan ASN yang menjadi sasaran kekerasan di wilayah tersebut.

Baca juga: Video La Tasya Viral di TikTok, Sosok Asli Penyanyi Hip Hop Dangdut dan Pop Ramai Dibahas Netizen

Alfonsius berasal dari Kelurahan Wailiti, Kabupaten Sikka. Sebelum mengabdi di Papua, ia menyelesaikan pendidikan kedokteran hewan di Yogyakarta pada 2017. Setahun kemudian, ia memutuskan meninggalkan kampung halaman untuk bekerja di Jayawijaya.

Keputusan tersebut sempat membuat keluarganya, terutama sang ibu, Maria Sukardiam, merasa khawatir. Kondisi keamanan di Jayawijaya yang dikenal memiliki kerawanan menjadi salah satu alasan keluarga sempat berat melepas Alfonsius merantau.

Namun, kekhawatiran itu tidak menghentikan pengabdiannya. Selama hampir sembilan tahun, Alfonsius menjalankan pekerjaannya di Papua sebelum akhirnya tewas akibat penembakan ketika sedang bertugas.

Baca juga: Setyo Budi Mularso Siapa? Pengusaha Sound Horeg Asal Jawa Tengah Sebut MUI Bodoh!

Kepergian Alfonsius menjadi pukulan berat bagi keluarganya di Sikka. Sang ibu kini harus menerima kenyataan bahwa putranya yang selama ini bekerja jauh dari kampung halaman tidak dapat kembali dalam keadaan hidup.

Sebelum meninggal, Alfonsius disebut telah memiliki rencana untuk pulang ke Sikka pada Desember 2026. Rencana tersebut kini berubah menjadi kepulangan terakhir setelah jenazahnya dijadwalkan tiba di Maumere pada Sabtu (12/9/2026).

Penembakan terhadap Alfonsius terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan para aparatur yang bertugas di wilayah Jayawijaya. Aparat keamanan kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.

Baca juga: Link Resmi Manhwa Salt Heart Full Chapter Bahasa Indonesia, Ikuti Kisah Cinta Pelayan dan Juragan Kaya Raya!

Bagi keluarga dan masyarakat Sikka, Alfonsius dikenang sebagai putra daerah yang memilih mengabdikan keahliannya di Papua. Pengabdiannya selama bertahun-tahun berakhir tragis setelah ia menjadi korban kekerasan saat menjalankan tugas negara.

Nah, itu dia informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST