Belajar Bersama! Mengenal Kode Relay Kelistrikan Standar DIN & Standar ANSI, Lifehack di Kala Urgensi
--
Fungsi Kode Relay Listrik
Masing-masing kode angka memiliki fungsi teknis yang telah diatur berdasarkan standar tertentu. Lalu kode angka pada relay yang benar adalah berapa dan apa artinya? Melansir dari electgo.id, relay ialah sebuah komponen listrik atau elektronik yang yang fungsinya adalah sebagai saklar otomatis yang dikendalikan oleh sinyal listrik.
Baca juga: Maureen Worth Viral Video 6 Menit Terabox: Heboh VCS dengan Pria Bikin Geger Netizen Papua
Relay memungkinkan arus listrik kecil dari rangkaian kontrol guna mengaktifkan atau memutus aliran listrik pada rangkaian lain yang memiliki arus lebih besar tanpa kontak langsung antara kedua rangkaian tersebut.
Dari beberapa tipe konvensional yang paling umum digunakan, relay terdiri dari tiga bagian utama:
- Kumparan elektromagnetik (coil)
- Bagian mekanis bergerak (armature dan contact)
- Pegas pengembali (spring return)
Ketika arus kecil mengalir ke kumparan, maka akan terbentuk medan magnet. Medan magnet ini menarik armature yang membuat kontak saklar berubah posisi. Saat arus dihentikan, pegas mengembalikan kontak ke posisi awal.
Relay sering digunakan untuk mengontrol beban listrik besar dengan sinyal kecil, memisahkan sistem kontrol dari sistem daya untuk keamanan, serta berperan dalam berbagai aplikasi elektronik dan kelistrikan seperti otomotif, peralatan rumah tangga, sistem proteksi industri, dan otomasi PLC.
Kode Terminal Relay (Standar DIN 72552)
Angka seperti 85, 86, 30, 87, dan 87a biasanya ditemukan pada kaki atau bodi relay otomotif dan elektronik kecil. Kode ini mengikuti standar DIN 72552, yang menjelaskan fungsi tiap terminal.