Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Bos Besar Djarum Indonesia Akan Disemayamkan di Rembang
--
MITRA AUTO – Pendiri Djarum Michael Bambang Hartono dikabarkan menghembuskan nafas terakhirnya di usia 87 tahun, pada Kamis 19 Maret 2026. Almarhum tutup usia pukul 13.15 waktu Singapura.
Hingga kini, pihak keluarga belum memberitahu penyebab kepergian Michael Bambang Hartono. Akan tetapi, sebelum mengembuskan napas terakhir, almarhum mengaku pernah mengidap PPOK hingga serangan jantung.
Kepergian sosok yang dikenal sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh di Indonesia ini menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang tokoh yang membesarkan kerajaan bisnis keluarga Hartono.
Michael Bambang Hartono, bersama saudaranya Robert Budi Hartono, merupakan pilar di balik besarnya bisnis Grup Djarum. Bukan hanya di industri rokok, keluarga Hartono adalah pemegang saham pengendali di Bank Central Asia (BCA).
Michael merupakan putra dari Oei Wie Gwan, pendiri Djarum yang mengakuisisi perusahaan rokok tersebut pada 1951. Sepeninggal sang ayah pada 1963, Michael bersama adiknya, Robert Budi Hartono, melanjutkan kemudian membangun kembali bisnis keluarga yang sempat runtuh akibat kebakaran pabrik.
Di bawah kepemimpinan mereka, Djarum bukan hanya pulih, tetapi juga berkembang pesat melalui modernisasi produksi dan ekspansi pasar. Langkah strategis yang diambil keduanya, termasuk memulai ekspor pada 1972, membawa Djarum menembus pasar internasional, termasuk Amerika Serikat.