Siapa Endang Yustika? Tuai Pujian Warganet! Sosok Wanita Cantik yang Menuntut Transparasi Pungli Kebun Raya Bogor
--
Menanggapi viralnya kejadian ini, Zaenal Arifin, General Manager Corporate Communication Kebun Raya Bogor, memberikan penjelasan resmi. Menurutnya, pungutan Rp15 ribu bukan ditujukan untuk pengunjung individu, melainkan kepada rombongan atau grup yang mengadakan kegiatan di dalam kawasan.
“Kalau untuk individu itu tidak diberlakukan, karena ini khusus untuk grup. Waktu itu tidak ada konfirmasi kegiatan dari pihak yang bersangkutan,” ujar Zaenal kepada wartawan, Selasa 19 Agustus 2025.
Baca juga: Profil Lengkap Gus Alex, Eks Staf Khusus Menteri Agama yang Resmi Ditahan KPK Menyusul Yaqut Qolil
Ia menjelaskan, biaya Rp15 ribu per orang sebenarnya digunakan sebagai jaminan untuk pemeliharaan area konservasi dan kebersihan ketika ada kegiatan grup. Berdasarkan aturan KRB, kelompok dengan jumlah 30 orang atau lebih memang dikenakan biaya tambahan seperti yang telah terlampir.
“Jadi ada miss komunikasi. Kalau grup memang ada tambahan biaya, tapi biasanya EO atau PIC event akan melakukan survei dulu agar tahu aturan lengkapnya,” jelas Zaenal.
Kasus ini memperlihatkan bagaimana miskomunikasi bisa menimbulkan persepsi pungli. Dari sisi pengunjung, pungutan tanpa penjelasan jelas akan dianggap pungli.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan para pelaku bisnis baik di bidang jasa maupun barang dapat lebih memberikan transparansi jika mengharuskan untuk memungut biaya dari pengunjung sehingga tidak terjadi kesalahpahaman.