Tretes Not for Sale! Amukan Warga Pasuruan Memuncak Menuntut Proyek Real Estate di Lereng Arjuno Dihentikan Total
--
MITRA AUTO - Berikut adalah informasi mengenai Tretes Not for Sale yang membuat warga Pasuruan mengamuk menjadi perbincangan publik. Simak terus informasi di bawah ini!
Pada hari Minggu (29/03) unjuk rasa terhadap rencana pemerintah untuk alih fungsi hutan di kawasan Tretes mencapai puncak amuk warga. Ribuan penduduk Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, menggelar demonstrasi besar-besaran untuk menolak rencana pembangunan kawasan wisata alam terpadu oleh PT Stasion Kota Sarana Permai.
Pemicu Awal Demonstrasi Warga
Aksi ini berawal dari adanya rencana pembukaan lahan seluas 22,5 hektar di kawasan Hutan Produksi Perhutani Petak 50. Lokasi yang dipilih dinilai krusial bagi keseimbangan ekosistem lereng Gunung Arjuno, yang mana berada di ketinggian 1.018 meter di atas permukaan laut.
Pastinya, hal ini juga akan mempengaruhi sumber daya alam yang biasa digunakan warga untuk bertahan hidup selama ini. Selain itu, warga juga khawatir jika rencana pembukaan lahan itu akan memicu banjir bandang dan tanah longsor, yang akan membahayakan warga yang hidup di bawah.
“Tretes tidak dijual! Kami bersama ribuan warga menolak keras alih fungsi hutan ini. Kawasan ini adalah benteng terakhir resapan air bagi wilayah Prigen. Jika hutan ini hilang, bencana tinggal menunggu waktu,” teriak salah satu orator di tengah kepulan semangat massa.
Baca juga: Link Kilat Dana Kaget 100rb Hari Ini, Cara Mudah Dapatkan Saldo Gratis Modal Rebahan
Puncaknya di hari Minggu (29/03) warga berdemonstrasi di pertigaan Dung Biru, kawasan Tretes, Prigen. Mereka melampiaskan emosi dengan menggaungkan tuntutan mereka. Tuntutan yang mereka bawa, yaitu permintaan untuk membekukan PKKPR PT Stasion Kota Sarana Permai, mencabut SHGB PT Stasion Kota Sarana Permai, mengembalikan status lahan menjadi Zona Hijau, membatalkan SK Kemenhut No. 375 Tahun 2004, mengusut tuntas TMKH PT Kusuma Raya Utama, dan mereka meminta hutan harus tetap jadi hutan, jangan alih fungsikan dengan alasan apa pun.