Tuesday 21st of April 2026

Agrapinus Rumatora Ketua DPD Partai Golkar Ditikam Hingga Tewas, Salah Satu Pelaku Merupakan Atlet Tarung Bebas

Agrapinus Rumatora Ketua DPD Partai Golkar Ditikam Hingga Tewas, Salah Satu Pelaku Merupakan Atlet Tarung Bebas

--

MITRA AUTO – Berikut kami sajikan informasi mengenai Ketua DPD Agrapinus Rumatora yang tewas ditikam oleh dua pria serta kronologinya. Simak  artikel di bawah ini biar nggak ketinggalan!

Maluku Tenggara sedang berduka. Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tewas usai ditikam dua pria berinisial HR (28) dan FU (36) di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Maluku Tenggara, Maluku. Pelaku HR ternyata berlatar belakang atlet tarung bebas atau Mixed Martial Arts (MMA).

Ingin tahu kronologinya? Baca sampai habis ya!

Baca juga: Link Nonton The Magic Faraway Tree (2026) Subtitle Indonesia, Petualangan Mendebarkan Penuh Imajinasi!

Baca juga: Drama Korea Signal 2 Gagal Tayang? Inilah Fakta dan Jadwal Terbarunya!

Baca juga: Kapan KA Sangkuriang Beroperasi? Inilah Jadwal Lengkap Rute Bandung–Banyuwangi Segera Direalisasikan!

Kronologi Penikaman Agrapinus Rumatora

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora atau Nus Kei, tewas dalam insiden penikaman tragis di Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu (19/4/2026) siang.

Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi menyampaikan kronologi penikaman Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tersebut kepada awak media.

Usai kedua pelaku berhasil melakukan penikaman kepada korban, kedua pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat hingga berhasil mengamankan keduanya di tempat persembunyian mereka di wilayah Maluku Tenggara.

Aksi penikaman kepada Agranipus Rumatora saat itu korban baru tiba dengan pesawat dari Jakarta. Diketahui terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara sekitar pukul 11.25 WIT.

Setelah kejadian penikaman, korban langsung dibawa keluarga ke RS Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT. Sayangnya, tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena luka yang dialami.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST