Monday 20th of April 2026

Profil Fadly Alberto Pemain Timnas U-20 yang Tendang Kepala Lawan di Liga Elite Pro Academy U-20, Sudah Aktif Bermain Sepak Bola Sejak Kelas 2 SD

Profil Fadly Alberto Pemain Timnas U-20 yang Tendang Kepala Lawan di Liga Elite Pro Academy U-20, Sudah Aktif Bermain Sepak Bola Sejak Kelas 2 SD

--

MITRA AUTO - Berikut kami sajikan profil Fadly Alberto pemain Timnas U-20. Langsung saja simak artikel ini sampai habis karena kami sudah memberikan rangkuman terkini untukmu di bawah ini! 

Nama Fadly Alberto sedang ramai diperbincangkan publik insiden yang melibatkannya dengan pemain di EPA U-20. Bahkan, ia resmi dikeluarkan dari tim pemain Timnas U-20 setelah melepaskan tendangan Kungfu ke pemain lain di Elite Pro Academy (EPA) U-20.

Semakin dikenalnya sosok Fadly Alberto, netizen mulai mengulik informasi mengenai Timnas U-20. Ingin tahu siapa Fadly Alberto? Simak artikel ini ya!

Profil Fadly Alberto

Fandy Alberto Hengga, atau yang biasa dikenal sebagai Alberto merupakan anak pertama dari pasangan suami istri John Clif Hengga dengan Piana. Ia memiliki dua garis keturunan dari suku yang berbeda yaitu Papua dari darah sang Ayah, dan Bojonegoro dari sang Ibu. 

Baca juga: Spesifikasi Motorola Razr 70 Ultra Bocor, Smartphone Foldable Upgrade Minor Hanya Fokus Pada Desain Premium

Baca juga: Xiaomi Luncurkan Redmi Book 2026 Sisipkan Prosesor Intel Core Ultra 5, Laptop Tipis untuk Pekerja Profesional

Baca juga: Toyota Kerjasama Dengan CATL Siap Produksi Baterai Mobil Listrik, Sebut Investasi Capai Rp13 Triliun

Meski Fadly terlahir di tanah Papua atau tepatnya Kota Timika, namun sejak usia tiga tahun, Fadly dibawa pulang dan tinggal di kampung halaman ibunya di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Dari tanah kelahirannya ia mendapatkan kemampuan bermain bola, dan menumbuhkannya di Bojonegoro hingga berhasil menjadi bagian dari Timnas U-20.

Bakat sepak bola Alberto terlihat sejak usia 8 tahun saat dirinya mulai bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) Sukorejo Putra Bojonegoro. Saat itu ia masih duduk di kelas 2 SD. 

Fadly tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat Jawa. Bahkan ia tidak bisa berbahasa Papua dan Fadly Alberto hanya bisa berbahasa Jawa

Source:

Update Terbaru

RELATED POST