Friday 24th of April 2026

VIRAL! Joki UTBK 2026 di UPN Veteran Jatim Berhasil Ditangkap, Panitia Pusat UTBK Serahkan Pelaku ke Pihak Berwenang

VIRAL! Joki UTBK 2026 di UPN Veteran Jatim Berhasil Ditangkap, Panitia Pusat UTBK Serahkan Pelaku ke Pihak Berwenang

--

MITRA AUTO - Berikut ini artikel yang membahas tentang Joki UTBK 2026 di UPN Veteran Jatim yang sedang ramai diperbincangkan netizen. Simak sampai habis agar kamu tidak ketinggalan!

Jagat raya media sosial tidak pernah kehabisan topik panas untuk diperbincangkan. Kali ini Joki UTBK 2026 di UPN Jatim jadi obrolan hangat masyarakat. Di Universitas Pembangunan Nasional Jatim, dugaan praktik joki terdeteksi sejak hari pertama, memaksa panitia memperketat pengawasan dan membongkar modus datang terlambat.

Baca juga: Ayah BTR Meyden Meninggal Dunia di Tengah Penantian Kelahiran Anak Pertama, Tim Built to Rent Ucapkan Bela Sungkawa di Akun Instagram

Baca juga: VIRAL! Akun Instagram Yetti Thesarina Peranginangin, Pegawai Bank yang Lakukan Perselingkuhan dengan Rekan Kerja di Hotel Medan

Baca juga: Yetti Thesarina Peranginangin Dilaporkan Suami Atas Dugaan Perselingkuhan dengan Rekan Kerja di Hotel Berastagi

Ingin tahu informasinya lebih lanjut? Baca artikel ini sampai habis ya!

Joki UTBK 2026 di UPN Jatim

Hari pertama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SNBT 2026 di UPN Veteran Jawa Timur panitia hampir disusupi oleh kecurangan peserta UTBK. Untungnya panitia berhasil mengamankan seorang joki yang menggunakan modus datang terlambat pada Selasa (21/4/2026).

"Modus operandinya tahun ini beda, mereka melakukan aksinya dengan modus terlambat," kata Koordinator Pelaksana UTBK UPN Veteran Jawa Timur Eka Prakarsa, Rabu (22/4/2026).

Peserta diketahui sengaja datang terlambat. Ia datang tergesa-gesa saat semua orang sudah mulai memasuki ruang ujian dan duduk di bangku yang sudah disediakan. Peserta sudah memperhitungkan taktiknya ini dengan harapan pengawas akan lengah dan tidak akan melakukan verifikasi dengan maksimal.

"Karena kedatangannya mepet dengan waktu ujian, pengawas langsung mengarahkan pelaku ke ruang ujian dengan prosedur tetap melakukan body checking, dan verifikasi dokumen sebagai prosedur minimal, begitu datanya sama, kita persilakan memasuki ruang ujian," jelasnya.

Namun saat proses verifikasi lanjutan, pengawas mulai mencurigai perbedaan wajah antara peserta dengan data yang terdaftar. Kecurigaan semakin kuat setelah dilakukan pendalaman melalui verifikasi identitas dan konfirmasi ke sekolah asal.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST