Tuesday 5th of May 2026

Zairan Li Berhasil Pecahkan Rekor Rinjani 100 Kategori 162 KM, Ungkap Pengalamannya Menjadi Pelari Tercepat

Zairan Li Berhasil Pecahkan Rekor Rinjani 100 Kategori 162 KM, Ungkap Pengalamannya Menjadi Pelari Tercepat

--

MITRA AUTO - Kabar bahagia datang dari dunia atlet pelari asal China, Zairan Li yang berhasil Pecahkan Rekor dan ungkap pengalamannya di Rinjani 100 2026. Simak informasi di bawah ini biar nggak penasaran! 

Belakangan ini publik dibuat bangga dengan sebuah kabar dari dunia atlet lari. Zairan Li, pelari asal Tiongkok berikan kejutan besar terjadi di lintasan ekstrem Gunung Rinjani dengan torehkan prestasi emas dalam ajang Rinjani 100 2026.

Ingin tahu bagaimana kisahnya? Baca artikel ini sampai habis ya!

Baca juga: Zairan Li Raih Emas di Rinjani 100 2026, Berhasil Pecahkan Rekor Menjadi Pelari Tercepat Sepanjang Sejarah

Baca juga: Heboh PT Krakatau Osaka Steel PHK Massal Karyawan Karena Perusahaan Alami Kesulitan Keuangan Hingga Gempuran Baja Impor dari China

Baca juga: Dissa Mutiara Ungkap Kehamilannya di TikTok, Menikah dengan Bani Bawa Mahar Sebesar Ratusan Juta Rupiah

Ziaran Li Berhasil Pecahkan Rekor

Rinjani 100 adalah ajang lari lintas alam (trail running) internasional tahunan bergengsi yang diadakan di kawasan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. Event ini, yang sering disebut sebagai Volcano Trail Series, menantang daya tahan fisik dan mental pelari melalui jalur ekstrem. Dengan jalur n162 Kilometer (KM), Zairan Li secara spektakuler memecahkan rekor waktu tercepat sepanjang sejarah penyelenggaraan Rinjani 100.

Lelaki tersebut berhasil menyentuh garis finis dengan catatan waktu 35 jam 5 menit 52 detik. Capaian ini sekaligus meruntuhkan dominasi legenda Nepal, Sange Sherpa, yang memegang rekor Rinjani 100 tahun 2025 lalu. Saat itu, Sange Sherpa mencatatkan waktu 41 jam 4 menit 32 detik. Artinya, Zairan Li lebih cepat hampir 6 jam dibandingkan rekor sebelumnya di event Rinjani 100.

Bahkan, performa yang diberikan Zairan Li di Rinjani 100 2026 melebihi target yang dipatok panitia. Awalnya, penyelenggara menargetkan waktu finish di angka 55 jam, namun pelari asal Cina ini melesat jauh di depan. Sange Sherpa sendiri tahun ini harus puas di posisi kedua dengan waktu 37 jam 9 menit 32 detik, disusul Gediminas Grinius asal Lithuania di posisi ketiga catatan waktu 40 jam, 14 menit, 46 detik.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST