Profil Haerul Saleh, Anggota BPK RI Asal Sulawesi Tenggara yang Tutup Usia dalam Tragedi Kebakaran
--
MITRAAUTO.ID - Dari tanah kelahiran di Kolaka menuju panggung nasional, perjalanan karier Haerul Saleh adalah potret dedikasi seorang pemimpin muda. Mengawali kiprahnya di parlemen hingga mengemban amanah sebagai Anggota IV BPK RI, ia dikenal konsisten dalam memperjuangkan transparansi anggaran negara sebelum akhirnya berpulang di usia 44 tahun.
Dunia birokrasi dan politik Indonesia berduka atas kepergian salah satu putra terbaiknya, Haerul Saleh. Menjabat sebagai Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, sosok yang dikenal vokal dan berintegritas ini mengembuskan napas terakhir pada Jumat, 8 Mei 2026.
Tragedi kebakaran yang melanda kediamannya di Jakarta Selatan tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menyisakan kekosongan besar dalam lembaga tinggi negara yang bertugas mengawal keuangan rakyat tersebut.
Selama menjabat sebagai Anggota IV BPK RI, Haerul Saleh bertanggung jawab atas Auditorat Utama Keuangan Negara IV. Tugas ini bukanlah perkara mudah, karena mencakup pengawasan terhadap kementerian dan lembaga negara yang memiliki anggaran besar.
Di bawah kepemimpinannya, ia terus mendorong adanya transparansi dan tata kelola keuangan yang lebih bersih. Ia sering menekankan bahwa setiap rupiah uang negara harus dapat dipertanggungjawabkan manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat luas.