Putra Terbaik Kolaka Berpulang: Sosok Haerul Saleh, Pemimpin Muda yang Berdedikasi di Badan Pemeriksa Keuangan
--
Tragedi Wafatnya Haerul Saleh
Berdasarkan keterangan resmi dan laporan media, kebakaran terjadi pada Jumat pagi (8/5/2026) saat rumah beliau sedang dalam proses renovasi. Api diduga berasal dari sisa tiner bekas renovasi yang memicu kobaran api di lantai atas rumah. Haerul Saleh sempat dilarikan ke RSUD Pasar Minggu, namun nyawanya tidak tertolong. Jenazahnya telah dimakamkan di tanah kelahirannya di Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Kepergiannya di usia yang tergolong muda, yakni 44 tahun, mengejutkan banyak pihak. Haerul dikenal sebagai figur muda yang memiliki energi besar untuk melakukan perbaikan di sistem pemerintahan.
Baca juga: Pak Guru Yogi Dipecat Sebagai Guru Lewat SK Bupati, Resmi Ajukan Banding untuk Perjuangkan Keadilan
Tak hanya di bidang profesional, di mata kerabat dan kolega, ia dikenal sebagai pribadi yang hangat, rendah hati, dan tetap memegang teguh nilai-nilai kekeluargaan meskipun telah menjadi pejabat negara. Kecintaannya pada tanah kelahiran juga tak pernah luntur, yang dibuktikan dengan keputusan keluarga untuk memakamkan jenazahnya di Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Tragedi yang menimpanya menjadi pengingat akan fana-nya kehidupan. Namun, warisan kerja keras dan integritas yang ia tinggalkan di BPK RI akan terus menjadi teladan bagi rekan sejawat dan generasi penerus. Haerul Saleh telah menyelesaikan tugasnya di dunia, meninggalkan jejak pengabdian yang signifikan bagi akuntabilitas keuangan negara.
Kepergian Haerul Saleh adalah kehilangan besar bagi Indonesia. Ia bukan sekadar pejabat publik, melainkan simbol representasi anak muda daerah yang mampu berbicara banyak di kancah nasional. Selamat jalan, Pak Haerul Saleh. Pengabdianmu akan selalu dicatat dalam sejarah perjalanan bangsa ini.