Friday 12th of June 2026

Demo Reformasi Jilid 2 Tuntut Perbaikan Ekonomi Dalam 18 Hari di Bundaran HI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Minta Massa Tetap Tertib

Demo Reformasi Jilid 2 Tuntut Perbaikan Ekonomi Dalam 18 Hari di Bundaran HI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Minta Massa Tetap Tertib

--

MITRA AUTO - Berikut adalah informasi mengenai Demo Reformasi Jilid 2 yang sedang ramai diperbincangkan publik. Simak artikel di bawah ini biar nggak ketinggalan informasinya!

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memberikan ultimatum 18 hari kepada pemerintah untuk segera mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp 18.000. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat suara soal adanya wacana Reformasi Jilid 2.

Ingin tahu lebih lanjut? Baca artikel ini sampai habis ya!

Baca juga: Raffi Ahmad Suap Blueray Cargo ke Bea Cukai? Gandeng Hotman Paris, Bantah Selundupkan Laptop dan Iphone

Baca juga: Clara Shinta Rujuk dengan Alexander Assad Usai Jalani Mediasi, Maafkan Perselingkuhan Sang Suami?

Baca juga: Kerusuhan di Cikini Bakar Ban dan Resahkan Warga Sampai Dibubarkan Polisi, Tolak Kenaikan BBM

Demo Reformasi Jilid 2

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demo di kawasan Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (12/6/2026) . Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, mengungkap demo dimulai pada pukul 10.00 WIB.

Dimas mengungkapkan bahwa aksi tersebut juga terbuka bagi masyarakat yang ingin bergabung dan akan dihadiri perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi lainnya. Ia juga memperkirakan jumlah massa mencapai 1500 orang, karenanya dipastikan kawasan sekitar akan mengalami kemacetan lalu lintas imbas demo.

"Jadi ada lima pokok tuntutan kami besok. Sudah dirangkum berdasarkan konsolidasi BEM seluruh fakultas di UI," jelas Dimas.

Lima tuntutan utama yang akan dibawa dalam aksi tersebut antara lain:

  • Menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
  • Menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
  • Menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
  • Menghentikan militerisme di ranah sipil.
  • Menuntut Presiden Prabowo Subianto berhenti mengelak dan mengakui kesalahan pemerintah.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST