Gadis di Lumajang Ditemukan Tewas Dibunuh Pacar, Tak Terima Diomeli Karena Main HP
--
ROOT MITRA AUTO- Berikut adalah informasi mengenai Gadis di Lumajang Ditemukan Tewas yang sedang ramai di media sosial. Simak terus artikel di bawah ini biar kamu nggak ketinggalan informasi lengkapnya!
Belakangan ini banyak sekali kabar menghebohkan yang membuat warganet resah. Salah satu berita menghebohkan tersebut adalah dikabarkan seorang wanita dibunuh oleh pacarnya sendiri di Lumajang.
Ingin tahu lebih lanjut? baca artikel ini sampai habis ya!
Baca juga: Kendaraan Mati Pajak Tidak Bisa Beli BBM, Pihak Pertamina Tegaskan Bukan Kebijakan Perusahaan
Baca juga: Barak Tempat Konsumsi Sabu yang Viral di Medsos Berhasil Dibongkar, Kepolisian Tak Temukan Narkotika
Gadis di Lumajang Ditemukan Tewas
Sebuah kabar mengenaskan menimpa seorang Wanita berinisial MTA (22) warga Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Lumajang, Jawa Timur (Jatim). MTA tewas dibunuh kekasihnya, RA (18) secara brutal. Saat ditemukan Mayat MTA terbaring tanpa busana.
Kasus ini terbongkar dari kejanggalan sebuah panggilan telepon dari pelaku yang mendadak meminta tetangga korban mengecek kondisi MTA dengan alasan cemas karena ponselnya tidak bisa dihubungi.
"Tetangganya yang menemukan, katanya dapat telepon dari pacar korban untuk memeriksa kondisinya karena ditelepon tidak bisa. Saat dicek ternyata sudah meninggal, posisinya tanpa busana di kamarnya," ujar keluarga korban, Diana.
Setelah menerima laporan, polisi segera menyelidiki tempat kejadian perkara dan mencari tahu jejak digital dari sang korban. Dengan cepat polisi berhasil meringkas RA di kediamannya kurang dari 24 jam.
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Ari Aulia, menyebutkan pelaku melancarkan serangan bertubi-tubi untuk memastikan korban tidak dapat meminta pertolongan dari luar rumah. Pelaku diduga memanfaatkan benda tumpul dan celana jins di sekitar lokasi untuk mengeksekusi korban.
"Korban dipukul kayu oleh pelaku, serta mulut disumpal dan leher dijerat dengan celana jin milik korban," ungkap AKP Ari, dilansir detikJatim.
Setelah korban tidak bernyawa, pelaku sengaja melucuti seluruh pakaian korban. Hal ini diduga untuk merekayasa situasi seolah-olah terjadi aksi pemerkosaan oleh orang tak dikenal.