Insiden Berdarah Saat Maulid di Pidie, Kapolres Janji Koordinasi dengan TNI untuk Berikan Klarifikasi
--
MITRA AUTO – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai insiden berdarah Maulid di Pidie yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!
Peristiwa kekerasan yang terjadi saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Pidie, Aceh, menjadi perhatian masyarakat. Insiden yang berlangsung di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, pada Rabu (4/11/2026) tersebut mengakibatkan seorang warga meninggal dunia dan sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka.
Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana bersama Wakapolres Kompol Firdaus Jufrida mendatangi RSUD Tgk. Abdullah Syafi'i di Kecamatan Mutiara Timur untuk menemui para korban yang mengalami luka-luka. Kunjungan tersebut dilakukan pada Rabu malam sebagai bentuk perhatian kepolisian sekaligus upaya menjaga situasi keamanan setelah kejadian yang memicu keresahan warga.
Dalam pertemuan dengan para korban dan keluarga, Jaka meminta masyarakat tidak terbawa emosi akibat berbagai informasi yang beredar. Ia mengajak seluruh pihak menjaga ketenangan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
"Kami berharap kepada seluruh korban dan masyarakat agar tidak terpancing emosi. Mari kita sama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan," pesan AKBP Jaka Mulyana.
Kapolres juga menyampaikan bahwa pihaknya akan berkomunikasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran TNI untuk membahas penanganan peristiwa tersebut. Koordinasi lintas instansi diperlukan agar perkembangan kasus dapat ditangani dengan baik sekaligus menghasilkan informasi yang bisa disampaikan kepada masyarakat.
"Kami akan berkoordinasi dengan Forkopimda dan TNI untuk segera memberikan keterangan kepada publik," ungkap Jaka kepada keluarga korban.
Insiden tersebut diduga berkaitan dengan persoalan pengibaran Bendera Bintang Bulan ketika kegiatan Maulid berlangsung. Berdasarkan informasi awal yang beredar, ketegangan muncul setelah aparat berupaya menurunkan bendera tersebut. Penolakan dari sejumlah warga kemudian memicu perselisihan yang berkembang menjadi bentrokan. Namun, kronologi lengkap dan pihak yang bertanggung jawab masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Abzalul Riza, berusia 20 tahun, warga Dayah Gampong Baro, Kecamatan Tiro. Ia dilaporkan meninggal setelah mengalami luka yang diduga berasal dari tembakan. Selain korban jiwa, sejumlah warga lainnya juga mengalami cedera dalam kejadian tersebut.
TNI AD dalam keterangan resminya menyebut terdapat 14 warga yang menjadi korban, terdiri atas satu orang meninggal dunia dan 13 orang mengalami luka-luka. Enam personel TNI juga dilaporkan mengalami cedera. Sementara itu, hingga Rabu malam, Kapolres Pidie belum memaparkan secara terperinci penyebab utama bentrokan, urutan kejadian, maupun langkah hukum yang akan dilakukan.
Masyarakat pun berharap aparat segera menyampaikan hasil pemeriksaan secara terbuka agar berbagai informasi yang berkembang tidak menimbulkan kesalahpahaman. Situasi tersebut turut mendapat perhatian berbagai organisasi masyarakat sipil. KontraS Aceh, misalnya, meminta agar dugaan penembakan terhadap warga ditelusuri melalui investigasi independen dan transparan.
Lembaga tersebut menilai persoalan terkait simbol daerah seharusnya diselesaikan melalui dialog dan mekanisme hukum, bukan dengan tindakan kekerasan. Di tengah proses penanganan kasus, masyarakat diminta tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi ataupun melakukan tindakan provokatif.
Penjelasan resmi dari aparat kepolisian dan TNI diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai insiden di Tiro. Transparansi penyelidikan, pertanggungjawaban pihak terkait, serta perlindungan terhadap masyarakat sipil menjadi hal penting untuk memulihkan kepercayaan publik dan menjaga perdamaian di Aceh.
Nah, itu dia informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!