Sunday 15th of February 2026

Pajak Kendaraan Melejit Naik, Warga Jateng Mengeluh Kenaikan Ratusan Ribu Rupiah karena Pungutan Opsen

Pajak Kendaraan Melejit Naik, Warga Jateng Mengeluh Kenaikan Ratusan Ribu Rupiah karena Pungutan Opsen

--

MITRA AUTO -  Warga Jawa Tengah (Jateng) mengeluhkan kenaikan tarif PPN (Pajak Kendaraan Bermotor) opsional. Pajak opsional ini telah secara drastis menaikkan pajak kendaraan hingga ratusan ribu rupiah.

Sinta, warga Ngaliyan di Kota Semarang, mengatakan PPN yang dibayarkannya untuk sepeda motor Yamaha Mio miliknya telah meningkat. Tahun lalu, Sinta membayar 189.000 rupiah.

"Sekarang naik sekitar Rp25 ribu," katanya dalam wawancara di kantor mobile Samsat (Dinas Pajak Kendaraan Bermotor) di Simpang Lima pada Kamis (12/02/2026).

Baca juga: Mobil Listrik Murah Daihatsu Berikan Spesifikasi Mumpuni, Pasar Indonesia Belum jadi Pilihan

Baca juga: Download Full HD Template Twibbon Menyambut Bulan Ramadhan 2026 dengan Suka Cita

Ia mengungkapkan kekesalannya atas kenaikan tersebut. "Motornya kan makin hari makin tua, harganya juga turun, tapi pajaknya naik," katanya.

Menurut Sinta, kenaikan pajak idealnya diterapkan pada kendaraan baru.

“Kalau mau dinaikkan mobil-mobil baru. Beli pertama naik tidak apa-apa. Tapi selanjutnya harga jualnya kan menurun, otomatis seharusnya pajaknya turun,” katanya.

Warga Kota Semarang lainnya, IK, juga mengeluhkan biaya PKB opsional. Ia mengatakan bahwa tahun lalu, PKB untuk Yamaha Nmax miliknya adalah Rp 318.000. Tahun ini, menjadi Rp 442.000.

“Tadi petugasnya bilang ada kenaikan 17 persen%,” katanya.

Baca juga: Banjir Meluap Rendam 23 Desa di Jember, Jembatan Darus Putus Hingga 7.445 Keluarga Mengungsi!

Ia baru mengetahui sekarang bahwa opsi PKB itu ada. “Saya masih bingung, opsen ini maksudnya bagaimana. Kan ada PKB, PKB opsen. Nah maksudnya opsen itu bagaimana? Saya enggak ngerti, fungsinya buat apa?” katanya.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST