Mengenang Kapten Inf Zulmi Aditya, Prajurit Kopassus yang Gugur dalam Insiden Ledakan Serangan Israel Saat Pengawalan Logistik UNIFIL
--
Profil Kapten Inf Zulmi Aditya
Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar merupakan perwira TNI Angkatan Darat yang dikenal berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas negara. Ia gugur pada 30 Maret 2026 di wilayah Bani Haiyyan ketika memimpin langsung pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU).
Baca juga: Link Baca Webtoon Dedes Chapter 123 Sub Indonesia, Bermain Api di Belakang
Baca juga: RAW Baca Komik Dedes Chapter 124 Subtitle Indo, Suasana Semakin Panas
Ia merupakan lulusan Akademi Militer Magelang dan memiliki latar belakang pendidikan Diploma IV Manajemen Pertahanan. Setelah menyelesaikan pendidikan militernya, Kapten Zulmi mengabdi sebagai prajurit profesional di satuan elite Grup 2 Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Melalui misi internasional di Lebanon, ia dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai Komandan Kompi Task Force B dalam Satgas Kontingen Garuda yang bertugas di bawah naungan UNIFIL.
Kecaman Indonesia Terhadap Serangan Israel di Lebanon
Indonesia juga menilai serangan yang terjadi di Lebanon Selatan meningkatkan risiko keselamatan bagi pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa serta mengancam pelaksanaan mandat UNIFIL sebagaimana diatur dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701 Tahun 2006.
Yang pasti, tragedi ini tidak dapat dilepaskan dari serangan keji Israel di Lebanon Selatan. Pemerintah mengecam keras atas serangan tersebut yang telah membahayakan personel penjaga perdamaian, warga sipil, infrastruktur penting, dan memperbesar ancaman terhadap warisan budaya di kawasan.
Mari kita tundukkan kepala sejenak untuk memanjatkan doa bagi prajurit yang gugur agar diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, kemudian kesembuhan bagi para prajurit yang mengalami luka-luka. Juga ditabahkan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan.