Mengenang Kapten Inf Zulmi Aditya, Prajurit Kopassus yang Gugur dalam Insiden Ledakan Serangan Israel Saat Pengawalan Logistik UNIFIL
--
MITRA AUTO – Kabar duka menyelimuti Institusi Militer Indonesia, melalui misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan, dua prajurit TNI, Kapten Inf Zulmi Aditya dan Sersan Satu (Sertu) Ikhwan, gugur dalam insiden ledakan saat menjalankan tugas pengawalan konvoi logistik pasukan UNIFIL pada Senin 30 Maret 2026.
Tragedi ledakan ini terjadi di wilayah Bani Hayyan sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Selain dua prajurit yang gugur, beberapa prajurit lainnya juga mengalami luka-luka akibat ledakan yang sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan.
Pilu sampai saat ini masih menyelimuti keluarga Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Kota Cimahi. Hingga hari ini, keluarga masih menunggu kepulangan jenazah almarhum dari Lebanon ke Indonesia.
Baca juga: RAW Baca Komik Wind Breaker Chapter 211 Subtitle Indo, Sakura dan Teman Teman dalam Bahaya
Baca juga: Link Baca Komik Wind Breaker Chapter 210 Sub Indo, Ada Hal yang Terjadi
Kabar gugurnya Kapten Zulmi tidak secara langsung diterima secara utuh oleh pihak keluarga. Informasi awal sudah diterima sejak Senin sore, akan tetapi baru dipastikan pada Selasa 31 Maret 2026 seusai adanya konfirmasi resmi dari kesatuan.
"Ya benar, adik kami Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar meninggal di Lebanon. Mudah-mudahan almarhum diterima di sisi Allah SWT," ujar kakak sepupu almarhum, yakni Risman Efendi.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan kecaman keras terhadap serangan yang terjadi di wilayah tersebut.