Ayana Resort Bali Viral Dirujak Netizen Karena Lambat Tangani Tamu Henti Jantung di Kolam Renang Mewah
--
MITRA AUTO - Ayana Resort Bali terus menjadi salah satu destinasi wisata premium terdepan di Indonesia, terletak di tebing dramatis Jimbaran, Bali Selatan. Resort ini menawarkan panorama Teluk Jimbaran dan Samudra Hindia yang spektakuler, dilengkapi fasilitas kelas dunia seperti spa terbesar di Asia Tenggara, kolam renang infinity bertingkat, restoran fine dining berbintang, bar ikonik, serta pantai pribadi yang eksklusif.
Sebagai inti dari AYANA Estate seluas 90 hektare, properti ini mengadopsi filosofi Tri Hita Karana Bali—harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan—untuk menciptakan pengalaman menginap yang holistik dan berkelanjutan. Dengan lokasi hanya sekitar 15 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai, resort ini kerap dipilih oleh pasangan honeymoon, keluarga, selebriti, serta penyelenggara event internasional bergengsi.
Profil dan Sejarah Ayana Resort Bali
Ayana Resort Bali pertama kali dibuka pada 1996 dengan nama The Ritz-Carlton Bali Resort & Spa, menjadi pionir hotel mewah berstandar internasional di Pulau Dewata. Dirancang oleh arsitek ternama Wimberly Allison Tong & Goo, properti ini menghadirkan 323 kamar, suite, dan villa mewah dengan elemen desain yang mengintegrasikan alam Bali seperti taman tropis lebat dan tebang karang alami. Pada 2009, manajemen Ritz-Carlton berakhir, dan resort berganti nama menjadi Ayana Resort & Spa Bali di bawah pengelolaan independen AYANA Hospitality.
Kini, sebagai bagian dari grup AYANA Hospitality yang berkembang pesat, estate ini mencakup properti pendukung seperti RIMBA by AYANA Bali dan AYANA Villas, dengan total kapasitas mencapai ratusan kamar. Nama "Ayana" berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti "tempat perlindungan", mencerminkan komitmen resort untuk memberikan rasa aman dan ketenangan bagi tamu.
Resort ini sering meraih penghargaan global atas keunggulan pelayanan, keberlanjutan lingkungan, serta inovasi hospitality, termasuk pengelolaan sumber daya air dan konservasi ekosistem pantai. Fokus pada pelatihan staf dan protokol keselamatan menjadi prioritas untuk menjaga reputasi sebagai destinasi aman bagi wisatawan dari berbagai belahan dunia.
Insiden Viral Henti Jantung Tamu dan Klarifikasi
Belakangan ini, Ayana Resort Bali menjadi sorotan setelah unggahan viral di TikTok dari akun @myni0734 yang menceritakan insiden pada 15 Februari. Seorang tamu dilaporkan mengalami henti jantung dan kolaps di area kolam renang utama. Menurut saksi mata, bantuan awal CPR diberikan oleh tiga wisatawan asal Korea Selatan, sementara staf resort hadir di lokasi namun tidak langsung mengambil alih tindakan medis profesional.
Video tersebut menyebutkan bahwa tim medis internal baru tiba setelah lebih dari 30 menit, dan perangkat Automated External Defibrillator (AED) yang dibawa tidak segera diaktifkan. Unggahan ini dibagikan sebagai peringatan bagi wisatawan, terutama karena resort ini populer di kalangan pasangan bulan madu dan keluarga. Pemilik akun menyatakan harapan tulus agar korban selamat dan bersedia menghapus video jika diminta oleh pihak terkait.
Kejadian ini memicu diskusi luas di media sosial mengenai kesiapan penanganan darurat di destinasi wisata mewah, termasuk pentingnya pelatihan CPR bagi seluruh staf serta respons cepat dalam situasi kritis. Anggota DPD RI Arya Wedakarna merespons isu ini dengan menyatakan akan mendatangi langsung resort untuk meminta keterangan resmi terkait prosedur yang diterapkan, khususnya mengingat dugaan tamu berasal dari Korea. Langkah ini bertujuan memverifikasi fakta dan mendorong peningkatan standar keselamatan di seluruh industri perhotelan Bali.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi detail dari manajemen Ayana Resort Bali mengenai kronologi maupun langkah yang diambil saat insiden. Namun, resort dikenal memiliki tim medis on-site serta kerjasama dengan fasilitas kesehatan terdekat untuk menangani keadaan darurat. Kejadian semacam ini menjadi momentum berharga bagi seluruh pelaku pariwisata untuk terus memperkuat protokol keselamatan, pelatihan rutin, dan kesiapan peralatan medis seperti AED agar respons lebih cepat dan efektif.
Dengan kepemilikan lokal yang solid di bawah PT Karang Mas Sejahtera (bagian MidPlaza Holding) serta visi pengusaha Rudy Suliawan untuk hospitality berkelanjutan, Ayana Resort Bali tetap berkomitmen menjaga citra sebagai destinasi mewah yang aman dan berkualitas tinggi di tengah industri pariwisata Indonesia yang terus berkembang pesat.