Harga Bisht Jubah Kehormatan yang Dipakai Cristiano Ronaldo di Hari Pendirian Kerajaan Arab Saudi
--
Simbolisme, Tradisi Bisht yang Juga Pernah Dipakai Messi
Pemberian atau pemakaian bisht dalam konteks peringatan nasional seperti yang dilakukan terhadap Ronaldo memiliki akar budaya yang kuat. Di Arab, bisht seringkali digunakan sebagai simbol kehormatan kepada orang yang dianggap telah memberikan kontribusi besar atau untuk menandai peristiwa penting. Tradisi ini memiliki kemiripan dengan praktik lama dalam banyak kebudayaan di mana pakaian khusus diberikan kepada tamu penting atau tokoh masyarakat sebagai bentuk penghormatan tinggi atas posisi atau prestasi mereka.
Khususnya pada acara yang melibatkan figur terkemuka internasional, seperti pemain sepak bola berkelas dunia, pemakaian jubah tersebut menjadi ekspresi simbolik penghormatan budaya Arab terhadap reputasi dan pencapaian individu tersebut. Hal ini juga menunjukkan upaya negara untuk menyatukan simbol nasionalisme mereka dengan ikon global, sehingga acara seperti peringatan hari pendirian kerajaan menjadi momen yang mengikat nilai tradisional dan sorotan internasional.
Dalam konteks sepak bola, pemain yang menerima bisht sering dianggap bukan hanya sebagai atlet hebat, tetapi juga sebagai figur yang dihormati secara sosial. Ini sejalan dengan tradisi di banyak masyarakat di mana pakaian khusus dipakai untuk mencerminkan status kehormatan atau penghormatan atas jasa tertentu. Oleh karena itu, ketika Ronaldo mengenakan bisht tersebut, itu bukan sekadar fashion statement, tetapi lebih merupakan simbol penghormatan budaya yang telah diakui dan dihormati selama berabad-abad.
Secara keseluruhan, bisht merupakan lebih dari sekadar jubah. Ia adalah simbol status, budaya, dan tradisi yang menjangkau lebih dari satu generasi. Ketika dikenakan oleh figur internasional di momen penting, seperti peringatan pendirian sebuah kerajaan, maknanya menjadi sangat signifikan dalam menunjukkan jembatan antara tradisi lokal dengan penghormatan global.