Monday 16th of February 2026

Sisi Gelap Jepang Kuasai Material Chip Dunia: Dominasi ABF Ajinomoto dan Bahan Semikonduktor Krusial Lainnya

Sisi Gelap Jepang Kuasai Material Chip Dunia: Dominasi ABF Ajinomoto dan Bahan Semikonduktor Krusial Lainnya

--

MITRA AUTO - Di balik gemerlapnya kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI), pusat data raksasa, dan prosesor super cepat yang mendorong ekonomi digital global, tersembunyi rahasia besar: Jepang menguasai rantai pasok hulu industri semikonduktor melalui material-material krusial yang sulit digantikan. Salah satu kunci utamanya adalah Ajinomoto Build-up Film (ABF), lapisan isolator revolusioner yang diproduksi oleh Ajinomoto Co., Inc.—perusahaan yang lebih dikenal sebagai raksasa MSG dan bumbu masak.

Menurut laporan koresponden Tribunnews.com dari Jepang, Richard Susilo (15/2/2026), ABF menjadi fondasi tak tergantikan untuk chip canggih modern. Material ini berfungsi sebagai lapisan isolator pada papan sirkuit (substrate) tempat chip dipasang, mengisolasi jalur listrik, menahan serta mendistribusikan panas, memberikan stabilitas mekanis, dan mendukung kepadatan sirkuit yang sangat tinggi. Tanpa ABF, miniaturisasi chip ke level nanometer serta peningkatan performa untuk AI dan data center hampir mustahil tercapai.

Baca juga: Mengenal Scratch dan ScratchJr: Platform Coding Gratis MIT yang Ubah Kecanduan Gadget Anak Jadi Karya Kreatif di 2026

Baca juga: PT Semen Padang Lepas Pengiriman Perdana SEPABLOCK untuk Hunian Tetap Pascabencana Sumatera

Pengembangan ABF dimulai pada pertengahan 1990-an, memanfaatkan keunggulan riset kimia resin dan teknologi berbasis asam amino milik Ajinomoto. Pada 1996–1999, material ini mulai dikomersialkan untuk paket chip kelas tinggi, terutama prosesor PC. Memasuki era 2000-an, ABF menjadi standar global untuk prosesor server, GPU high-end, dan perangkat elektronik canggih lainnya. Seorang eksekutif semikonduktor Jepang mengungkapkan kepada Tribunnews, “Ajinomoto melakukan riset kimia pangan yang kemudian memasuki jantung industri chip dunia.”

Dominasi Jepang tidak berhenti di ABF. Data dari Brookings Institution (2024, masih relevan hingga 2026) menunjukkan Jepang menguasai pangsa pasar global signifikan di berbagai material dan peralatan semikonduktor:

  • Silicon wafers: Sekitar 53% pasar dunia, didominasi oleh Shin-Etsu Chemical dan SUMCO yang mengontrol hampir 90% produksi wafer berkualitas tinggi.
  • Photoresists: Sekitar 50–90% (tergantung segmen), dengan pemain utama seperti JSR Corporation, Tokyo Ohka Kogyo, dan Shin-Etsu Chemical yang memimpin resist untuk litografi EUV dan ArF immersion.
  • Coater/developers: Hampir 88%, dipimpin Tokyo Electron dan Screen Holdings.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST