Tuesday 28th of April 2026

VIRAL! Kintansari Putri Menantu Dari Pemilik Daycare Little Aresha, Alumni FISIP UGM Bahkan Dapat Beasiswa LPDP S2 di Melbourne

VIRAL! Kintansari Putri Menantu Dari Pemilik Daycare Little Aresha, Alumni FISIP UGM Bahkan Dapat Beasiswa LPDP S2 di Melbourne

--

MITRA AUTO - Berikut adalah kabar mengenai Kintansari Putri menantu pemilik Daycare Little Aresha yang sedang ramai diperbincangkan publik. Simak terus artikel ini biar kamu nggak ketinggalan informasinya!

Berbagai informasi bisa dengan mudah dan cepat dibagikan di era digital ini. Apalagi algoritma media sosial dibentuk untuk mengikuti topik-topik yang memang menjadi langganan pengguna dan yang sedang ramai di perbincangkan. Seringkali informasi ini dibagikan tanpa adanya konfirmasi lebih lanjut atau kejelasan informasi siapa kah orang yang sedang diperbincangkan itu.

Sebuah kejadian mengejutkan terjadi belakangan ini. Salah satu Daycare Little Aresha yang bertempat di Yogyakarta melakukan kekerasan dan penelataran anak. Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dan KPAI menghimbau untuk penutupan permanen Daycare Little Aresha.

Ingin tahu lebih lanjutnya? Baca artikel ini sampai habis!

Baca juga: Dokter Klinik UNRI Viral Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Mahasiswi, Modus Pemeriksaan Pakai Stetoskop Hingga Ajak Video Call

Baca juga: MitMe Fest 2026 Bina Puluhan UMKM Dengan Hadirkan Mitra Bisnis Ternama, Fasilitasi Pelaku Usaha Setifikasi Halal Gratis Hingga Workshop

Baca juga: Siap Tayang! Nonton My Royal Nemesis (2026) Episode 1 dan 2 Subtitle Indo, Aktris Pendatang Kerasukan Roh Wanita Misterius yang Dijuluki Monster Kapitalisme

Daycare Little Aresha Kekerasan Anak

Tersebarnya adanya kekerasan pada anak di Daycare Little Aresha berawal dari seorang pengasuh yang bekerja di tempat tersebut. Pengasuh di daycare tersebut melaporkan dugaan kekerasan kepada pihak DP3AP2 pada Senin (20/4/2026).

Setelah laporan sudah diterima, pihak Polresta langsung melakukan penggrebekan terhadap Daycare Little Aresha. Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian menyebut anak-anak yang dititipkan diperlakukan tidak manusiawi oleh pihak daycare saat polisi melakukan penggerebekan.

Anak-anak ditemukan dalam kondisi tangan terikat. Ia menjelaskan rata-rata korban berusia di bawah dua tahun. Saat ini para korban dari Daycare Little Aresha sudah mendapatkan perawatan.

Setelah ditelusuri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, menyatakan bahwa Daycare Little Aresha tidak memiliki izin dan tidak terdaftar.

Dari kasus ini, polisi telah menetapkan sebanyak 13 orang sebagai tersangka kasus kekerasan daycare Little Aresha. Tersangka meliputi pimpinan yayasan hingga pengasuh. 

Dengan ditangkapnya pimpinan yayasan hingga pengasuh, membuat netizen bertanya-tanya tentang sosok yang mengelola Daycare yang lakukan perlakuan keji terhadap seorang anak tersebut. 

Source:

Update Terbaru

RELATED POST