Ini Dia Sosok Pemilik Cafe di Nganjuk Viral yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Karyawan di Bawah Umur!
--
MITRA AUTO - Ini dia sosok dibalik kasus Pemerkosaan oleh Pemilik Cafe di Nganjuk yang viral dan sudah kami rangkum buatmu. Simak terus artikel di bawah ini biar nggak ketinggalan informasinya!
Berbagai informasi bisa dengan mudah dan cepat dibagikan di era digital ini. Apalagi algoritma media sosial dibentuk untuk mengikuti topik-topik yang memang menjadi langganan pengguna dan yang sedang ramai di perbincangkan. Seringkali informasi ini dibagikan tanpa adanya konfirmasi lebih lanjut atau kejelasan informasi siapa kah orang yang sedang diperbincangkan itu.
Salah satunya adalah berita heboh tentang owner dari sebuah cafe di Ngajuk yang menghebohkan dunia maya. Pemilik kafe tersebut diduga lakukan pemerkosaan terhadap karyawan yang masih berada di bawah umur.
Ingin tahu lebih lanjut? Simak artikel di bawah ini sampai habis.
Kronologi Kasus Pemilik Cafe di Nganjuk
Kasus nahas menimpa seorang remaja berinisial RS (17), yang bekerja sebagai pelayan di salah satu kafe di wilayah kota Nganjuk. Gadis tersebut mendapatkan perlikau pemerkosaan dari orang yang seharusnya menjadi pemimpin dan pelindungnya.
Gadis yang masih berada di bawah umur tersebut melaporkan kejadian pemerkosaan yang menimpa dirinya ke Polres Nganjuk pada Selasa (13/5/2026). Ia mengungkapkan bahwa ia menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh pemilik tempat ia bekerja sendiri. Pelaku berinisial JFS
Gadis tersebut mengungkapkan bahwa kejadian pemerkosaan terjadi di mess tempatnya bekerja. Pelaku mulai beraksi pada dini hari Selasa, sekitar pukul 03.00 WIB. Saat suasana sudah sangat sepi dan seolah tak ada siapa pun yang bisa dimintai pertolongan, pelaku tiba-tiba saja masuk ke dalam kamar tempat korban beristirahat.
Awalnya, pelaku mengajak korban mengobrol ringan sembari meminta tolong membuang sampah. Namun, dugaan buruk mulai muncul saat JFS mengubah sikapnya dan mulai bertindak di luar batas kewajaran, hingga akhirnya memaksa korban untuk melayani hawa nafsunya yang bejat.
“Awalnya mau dilakukan di kamar saya. Tapi karena ada teman, lalu saya dipaksa ke kamarnya (JFS). Saya diancam tidak boleh berteriak,” ungkap RS menceritakan kronologi pemerkosaan.