Toge Productions Milik Siapa? Profil Lengkap Studio Game yang Viral Karena Masalah Pajak
--
MITRA AUTO - Toge Productions adalah sebuah perusahaan pengembang dan penerbit permainan video yang berasal dari Indonesia, dikenal atas kontribusinya dalam industri game indie baik di dalam negeri maupun secara global. Studio ini resmi didirikan pada 20 Januari 2009 oleh dua sahabat, Kris Antoni Hadiputra dan Sudarmin Then, yang sebelumnya bertemu saat menempuh pendidikan di Universitas Murdoch di Australia. Pada awal berdirinya, tim ini beroperasi secara sederhana dengan kerja keras dan modal minim, hanya mengandalkan dua unit komputer serta modal awal sekitar 2.000 dolar AS, namun kerja keras mereka mulai membuahkan hasil ketika karya pertamanya sukses di platform Flash seperti Newgrounds dan Kongregate. Nama “Toge” sendiri diambil dari kata “tauge”, yang mencerminkan filosofi bahwa sesuatu yang besar bisa tumbuh dari awal yang kecil.
Selama lebih dari satu dekade, Toge Productions berkembang dari tim kecil menjadi salah satu pionir industri game lokal yang karya-karyanya dikenal di kancah internasional. Game-game buatan mereka seperti Coffee Talk dan A Space for the Unbound telah menarik perhatian pemain di berbagai negara, menjadikan studio ini sebagai bukti bahwa pengembang lokal Indonesia mampu bersaing secara global. Kehadiran perusahaan ini menarik perhatian komunitas gamer dan pelaku industri kreatif digital di tanah air, meskipun tantangan bisnis tetap mengiringi perjalanan mereka.
Baca juga: Profil Asli Papi Inisial 'JC', Viral Dikaitkan dengan Kasus 'KN' Pramugari Gadungan Batik Air
Baca juga: Cara Lapor SPT Tahunan di Coretax Paling Mudah, Awas! Jangan Sampai Telat Bayar
Kantor Pusat Toge Productions
Kantor pusat Toge Productions beroperasi di Taman Elok Selatan 976, Lippo Village, Tangerang, Banten, Indonesia. Studio ini memiliki status perusahaan swasta dan berorientasi ekspor dari pasar lokal ke internasional. Seiring waktu, Toge Productions tidak hanya fokus pada pengembangan game internal tetapi juga merambah ke aktivitas investasi dan kolaborasi. Contohnya, pada tahun 2017 perusahaan ini mulai berperan sebagai penerbit untuk karya game lain dan bahkan berinvestasi di Mojiken Studio, yang kemudian resmi diakuisisi pada tahun 2023, memperkuat posisi Toge dalam ekosistem game indie di kawasan Asia Tenggara.
Transformasi model bisnis mereka juga mencerminkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan teknologi. Setelah berfokus pada platform Flash—yang kini sudah tidak lagi didukung secara luas—Toge Productions melakukan pivot strategis dengan memasuki platform distribusi digital seperti Steam melalui Steam Greenlight. Perubahan ini secara signifikan memperluas jangkauan audiens mereka sekaligus membuka peluang pendapatan baru dari pasar global. Gelombang sukses Coffee Talk dan A Space for the Unbound semakin memperkuat reputasi studio sebagai pembuat game dengan narasi kuat dan pengalaman bermain yang lebih mendalam dibanding sekadar permainan kasual.
Baca juga: Ratchaburi Didiskualifikasi Apakah Benar? Begini Fakta Hingga Klarifkasi Persib di ACL2 2026