VIRAL! Daftar Tamu Diungkap Pesulap Merah di Gunung Kawi, Tertulis Nama Pengusaha MBG Sampai Minta Lunasi Hutang!
--
MITRA AUTO - Ini dia sosok yang diungkap Pesulap Merah Gunung Kawi yang sudah kami rangkum buatmu. Simak terus artikel di bawah ini biar nggak ketinggalan informasinya!
Berbagai informasi bisa dengan mudah dan cepat dibagikan di era digital ini. Apalagi algoritma media sosial dibentuk untuk mengikuti topik-topik yang memang menjadi langganan pengguna dan yang sedang ramai di perbincangkan. Seringkali informasi ini dibagikan tanpa adanya konfirmasi lebih lanjut atau kejelasan informasi siapa kah orang yang sedang diperbincangkan itu.
Salah satunya adalah berita panas tentang deretan nama yang pernah datang ke Gunung Kawi, Malang. Marcel atau Pesulap Merah lah yang membaca buku daftar hadir danmenemukan pengusaha Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga pernah datang.
Ingin tahu lebih lanjut? Simak artikel di bawah ini sampai habis.
Pesulap Merah di Gunung Kawi
Video Youtube penelusuran Pesulap Merah viral di media sosial. Video tersebut viral karena pesulap yang identik dengan warna merah tersebut menunjukan daftar nama tamu yang datang ke Keraton Gunung Kawi. Bahkan, ia menyebut ada nama pengusaha yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam video yang diunggah di kanal YouTube miliknya, Pesulap Merah mengaku sengaja datang langsung ke kawasan Gunung Kawi karena banyak permintaan dari warganet yang penasaran dengan praktik ritual di lokasi tersebut. Penelusuran dilakukan di sebuah bangunan yang disebut sebagai pusat Keraton Gunung Kawi di Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.
Begitu memasuki lokasi, Pesulap Merah disambut dengan area yang dipenuhi sesajen berupa bunga, kopi, hingga air putih.
"Di sini teman-teman bisa lihat ada beberapa kopi, dan ini ada daftar buku tamu yang mungkin menyampaikan hajatnya apa," kata Pesulap Merah dalam videonya.
Bukan hanya menunjukkan lokasi sekitar, Pesulap Merah menyoroti praktik ritual yang dalam sudut pandangnya bertentangan dengan ajaran Islam.
"Tapi sekali lagi kalau dalam Islam kita gak boleh ngalap berkah ataupun alasannya berdoa di depan patung-patung ini," ujar Marcel.