Teror Pocong Bersenjata Celurit Bikin Resah Warga Bangkalan, Pelaku Berinisial SF Sampaikan Permintaan Maaf
--
Pemeran Pocong Minta Maaf
Begitu video pocong meneror rumah warga dengan celurit itu viral, muncul beragam spekulasi tentang lokasi kejadian. Termasuk disebutkan pocong tersebut berada di Kabupaten Kamal dan juga di daerah Bangkalan.
Namun, semua lokasi itu dibantah Camat Kamal, Ainul Yaqin, usai gelaran Upacara Hari Kelahiran Pancasila di Kantor Pemkab Bangkalan, Senin (1/6/2026).
"Kejadian (teror pocong) di Kamal itu tidak benar, hoaks semua itu, tidak ada yang namanya pocong," tegas Yaqin.
Pihak kecamatan Kamal dan Muspika Kamal langsung melakukan penelusuran ke sejumlah desa setelah beredarnya video-video tentang teror pocong. Namun, tidak ada hasil apapun yang mereka dapatkan. Maka bisa disimpulkan bahwa teror pocong tidak terjadi di Kabupaten Kamal.
Baca juga: Bahasa Prancis Diajarkan di Sekolah Atas Instruksi Presiden, P2G Sampaikan Fakta Guru di Lapangan
Baca juga: Spesifikasi dan Harga Honda Brio Listrik, Tawarkan Konsep Joy of Driving dengan Performa Sporty
"Hoaks semua karena setiap malam kami bersama muspika selalu koordinasi. Masyarakat jangan percaya karena itu ingin mengadu domba, biar masyarakat takut untuk keluar rumah," pungkas Yaqin.
Merespon kebingungan dan keresahan warga, SF membuat video pernyataan yang berisi permohonan maaf dari seorang pemuda berinisial SF, warga Desa Mrandung, Kecamatan Klampis.
"Sehubungan dengan adanya konten pocong yang viral di Desa Mrandung, Kecamatan Klampis, kami selaku pemeran utama teror pocong memohon maaf yang sebesar-sebesarnya kepada Kepala Desa Mrandung, warga Mrandung, serta masyarakat Bangkalan. Kami tidak akan mengulangi kesalahan ini lagi."
Selain SF, diduga terdapat dua pemuda lainnya, yakni KD selaku pengatur rekaman CCTV dan ZH selaku perencana.
Itulah sosok Teror Pocong bawa celurit yang viral di media sosial yang perlu kamu tahu. Ikuti kami terus untuk update berita viral tanah air terkini biar kamu nggak ketinggalan informasinya!