Thursday 4th of June 2026

Rupiah Melemah Sampai Rp 18.000 per AS Dollar Senasib dengan Negara Tetangga, Apa Penyebabnya?

Rupiah Melemah Sampai Rp 18.000 per AS Dollar Senasib dengan Negara Tetangga, Apa Penyebabnya?

--

MITRA AUTO - Berikut adalah informasi mengenai Rupiah Melemah yang mencapai Rp 18.000 per dollar AS yang sedang ramai di media sosial. Simak terus artikel di bawah ini biar kamu nggak ketinggalan informasi lengkapnya!

Belakangan ini banyak sekali kabar menghebohkan yang membuat warganet geleng-geleng kepala. Salah satu berita menghebohkan tersebut adalah melemahnya nilai rupiah terhadap dollar AS yang mencapai Rp 18.000.

Ingin tahu lebih lanjut? baca artikel ini sampai habis ya!

Baca juga: Papipul dan Mamipul Putus Asli atau Hoax? Para Fans Patah Hati Berjamaah, Rayna Snova Hapus Semua Foto Mesra

Baca juga: Profil dan Biodata Duway Pemeran Pratama di Series Di Luar Nurul, Ternyata Seorang Model dan Hobi Masak Buat Sahabat

Baca juga: Vokalis Band di Kendari Cabuli Anak Tiri di Rumah, Ibu Kandung Tak Terima dan Laporkan Pelaku ke Polisi

Rupiah Melemah

Nilai tukar rupiah semakin melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Saat ini rupiah telah menembus level Rp 18.000 per dollar AS. Ini berarti nilai mata uang Indonesia melemah sekitar 90 poin dari penutupan sebelumnya Rp 17.925. Sementara berdasarkan data Google Finance, rupiah sempat tembus Rp 18.022 per dollar AS malam tadi. Pelemahan ini menjadi level terendah rupiah sepanjang sejarah.

Pada perdagangan sebelumnya, Rabu (3/6/2026) rupiah ditutup di level Rp 17.966,5 per dollar AS. Rupiah melemah hingga 127,5 poin atau 0,71 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Presiden Direktur PT Doo Financial Futures Ariston Tjendra sempat memperkirakan, rupiah bakal tembus Rp 18.000 per dollar AS pada perdagangan pekan ini. Sebab, pergerakan rupiah bergantung pada perkembangan geopolitik global sehingga selama kondisi di Timur Tengah masih bergejolak, rupiah masih berpotensi bergerak melemah. "Rupiah versus dollar AS sangat rentan dengan isu eksternal. (Pelemahan rupiah) bisa sejauh mungkin kalau masalah (Iran-AS) gak beres-beres," kata Ariston kepada Kompas.com, Rabu.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST