Wednesday 10th of June 2026

Koridur Baru Bus Trans Jatim Malang, Ini 5 Rekomendasi Destinasi yang Wajib Kamu Kunjungi!

Koridur Baru Bus Trans Jatim Malang, Ini 5 Rekomendasi Destinasi yang Wajib Kamu Kunjungi!

--

MITRA AUTO - Berikut adalah informasi mengenai rekomendasi destinasi Bus Trans Jatim Terbaru yang perlu kamu tahu sebelum pergi berwisata. Simak artikel di bawah ini dengan seksama biar nggak ketinggalan informasinya!

Hari libur merupakan waktu terbaik untuk pergi berwisata. Memanfaatkan momen liburan ini tentunya akan banyak sekali penggendara yang pergi ke luar kota untuk healing. Nah, tentunya kamu harus tahu bahwa wisata yang bisa kamu kunjungi dengan Bus Trans Jatim sebelum pergi berlibur.

Ingin tahu lebih lanjut? Baca artikel ini sampai habis ya!

Baca juga: Gus Idris Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Talent Konten Sumpah Pocong, Absen dari Panggilan Polres Malang

Baca juga: Siapa Pemilik PT Barata Indonesia? Kortastipidkor Grebek Persero BUMN Atas Dugaan Kasus Korupsi Proyek PG Assembagoes

Baca juga: PT Barata Indonesia Bergerak di Bidang Apa? Perusahaan BUMN Digeledah Kortastipidkor Usai Diduga Korupsi Proyek Senilai Rp 645 Milliar

Bus Trans Jatim

Hadirnya Bus Trans Jatim menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Malang. Layanan ini berjalan mulai pukul 04.00-22.00 WIB dengan harga yang sangat bersahabat, yaitu Rp5.000 untuk penumpang umum dan Rp2.500 khusus bagi pelajar serta santri.

Jalur yang membentang dari Terminal Hamid Rusdi menuju Terminal Batu ini melewati sejumlah lokasi strategis yang sarat dengan potensi wisata. Wilayah perkotaan Malang menyuguhkan paduan wisata sejarah, budaya, dan ruang terbuka hijau yang nyaman bagi para pejalan kaki. 

Nah, buat kamu warga Malang atau yang ingin mengunjungi Malang, inilah destinasi rekomendasi yang bisa kamu kunjungi dengan Bus Trans Jatim:

Destinasi Rekomendasi Untuk Liburan

1. Kampung Heritage Kajoetangan

Destinasi satu ini merupkaan wisata tematik dan kampung tertua di pusat Kota Malang yang mengusung konsep nuansa tempo dulu. Kawasan ini menggabungkan bangunan bergaya kolonial Belanda dengan arsitektur tradisional, serta menjadi saksi sejarah perkembangan kota sejak abad ke-13 yang pastinya cocok buat kamu yang ingin jalan-jalan dengan nuansa Belanda.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST