Abdi Maludin Ketua BEM FH UBK Terima Suap Rp 20 Juta Setelah Demo, Rektor Secara Tegas Beri Sanksi Dicopot dari Jabatan
--
ROOT IKONSER - Berikut adalah informasi mengenai Perwakilan BEM UBK Bertemu Gibran Diduga Terima Suap yang sedang ramai di media sosial. Simak terus artikel di bawah ini biar kamu nggak ketinggalan informasi lengkapnya!
Belakangan ini banyak sekali kabar menghebohkan yang membuat warganet geleng-geleng kepala. Salah satu berita menghebohkan tersebut adalah Perwakilan BEM UBK Bertemu Gibran Diduga Terima Suap dari sang Wakil Presiden.
Ingin tahu lebih lanjut? baca artikel ini sampai habis ya!
Abdi Maludin Ketua BEM FH UBK Terima Suap Gibran
Seperti yang diketahui beberapa waktu lalu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang bersedia menyambut dan menerima 15 perwakilan elemen mahasiswa yang tengah menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6). Namun, siapa sangka itulah awal mula dugaan terima suap bermula.
Para mahasiswa yang ikut serta dalam forum audiensi resmi tersebut merupakan perwakilan dari aliansi beberapa universitas, termasuk Universitas Bung Karno (UBK), Universitas Terbuka, serta Universitas MH Thamrin.
Baca juga: Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Begini Kronologi dan Kerugian yang Dialami Sang Vokalis!
Baca juga: Siapa Sosok Gek Diah Bali Video Viral? Sang Selebgram Beri Klarifikasi Sampai Tutup Kolom Komentar
Berdasarkan informasi yang didapat sekitar pukul 17.25 WIB, salah seorang koordinator lapangan mengumumkan di hadapan massa yang merupakan mahasiswa tersebut bahwa delegasi mereka mendapatkan undangan langsung secara terhormat untuk masuk dan berdialog dengan Wapres Gibran.
Dalam salah satu rekaman yang viral, seorang mahasiswa mengaku menerima uang sebesar Rp2 juta. Ia juga menyebut Wakil Ketua BEM Fakultas Hukum UBK, Rafly Maulana Akbar, turut menerima uang, meski mengaku tidak mengetahui jumlah yang diterima.
"Saya menerima Rp2 juta. Wakil Ketua BEM FH (UBK) sepengetahuan saya menerima. Kalau nominalnya, saya kurang tahu," ujarnya. Video lain memperlihatkan mahasiswa yang mengaku memperoleh uang Rp2,5 juta. Sementara itu, Ketua BEM FH UBK, Muhamad Abdi Maludin.
Ia juga tampak menyampaikan permintaan maaf di hadapan ratusan mahasiswa.
"Saya ngaku salah dan mohon maaf pada kalian semua," katanya.