Selebgram Asal Palangka Raya Kalimantan Tengah Tewas Dibunuh Suami 2 Tahun Lalu, Baru Terungkap Sekarang!
--
MITRA AUTO – Pembantaian sadis terjadi di Palangka Raya, Kalimantan tengah. Seorang selebgram dibunuh suami serta akun Instagramnya disalahgunakan oleh pelaku selama 2 tahun.
Kasus pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial SS di Palangka Raya akhirnya dirilis oleh kepolisian. Pembunuhan selebgram SS terjadi sekitar dua tahun lalu, tepatnya pada tanggal 26 Februari 2024.
Diketahui bahwa kasus tersebit baru terungkap usai keluarga korban mencium adanya kecurigaan sebab sudah 2 tahun tak bertemu dengan korban. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke polisi pada Selasa (28/4/2026).
Keluarga korban selama ini mengaku masih berkomunikasi dengan SS lewat media sosial Instagram. Oleh sebab itu, keluarga tak tahu bahwa sang selebgram dibunuh suami berinisial DP (35).
Kecurigaan kemudian muncul ketika keluarga mengajak video call korban namun selalu ditolak. Selain itu, gaya komunikasi SS melalui Instagramnya tersebut dinilai berbeda dari biasanya.
Dari penyelidikan polisi, terungkap fakta bahwa SS sudah meninggal dunia 2 tahun lalu. Korban diduga dibunuh oleh suaminya sendiri, DP.
Selama sekitar dua tahun, keluarga SS tidak bertemu langsung dengan korban. Mereka hanya berkomunikasi melalui akun Instagram milik SS. Awalnya, keluarga tidak mengetahui adanya persoalan karena komunikasi melalui media sosial tersebut masih berlanjut.
Baca juga: Apa Aja Isi Video Bilqis Luvena Danendra Viral Full Durasi HD? Fix yang Nonton Langsung Merinding!
Akan tetapi, kecurigaan muncul karena SS selalu menolak ketika diajak melakukan video call. Bukan hanya itu saja, akun Instagram SS beberapa kali digunakan untuk meminta uang kepada keluarga.
Sebab mengira permintaan tersebut benar-benar berasal dari anaknya, keluarga tetap memenuhi permintaan tersebut. Keluarga akhirnya melaporkan kondisi tersebut ke Polsek Pahandut pada 28 April 2026.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Pahandut dengan melakukan penyelidikan. Polisi akhirnya menemukan fakta bahwa SS ternyata telah meninggal dunia sekitar dua tahun sebelumnya.
Keluarga korban pun telah beberapa kali memenuhi permintaan tersebut lantaran mengira permintaan tersebut benar-benar dari SS. Namun, setelah mencium adanya kejanggalan, keluarga akhirnya melaporkan kasus ini ke Polsek Pahandut pada Selasa (28/4/2026).
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Andiyatna mengatakan bahwa penyidik belum mengetahui secara pasti berapa jumlah uang yang telah dikirimkan oleh keluarga korban kepada pelaku. Namun, pelaku pernah menggunakan uang tersebut untuk membayar utang. Terkait motif pembunuhan tersebut, pelaku mengaku sakit hati dengan perkataan korban. DP diduga mendapat teguran dari istrinya karena terjerat utang pinjaman online (pinjol).