Monday 2nd of March 2026

Alasan Piche Kota Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Pemerkosaan Anak, Update Kasus Terbaru

Alasan Piche Kota Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Pemerkosaan Anak, Update Kasus Terbaru

--

Dua tersangka lainnya, RM dan RS, sempat kabur sebelum akhirnya ditangkap dan ditahan di Rutan Polres Belu. Sementara itu, Piche Kota menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada 24 Februari 2026. Pasca pemeriksaan, ia tidak langsung ditahan karena alasan kooperatif dan jaminan keluarga. Namun, rencana penahanan terhadap Piche Kota sempat dijadwalkan pada 28 Februari 2026.

Baca juga: Profil Ko Erwin, Bandar Narkoba Diduga Suap Eks Kapolres Bima yang Sempat Kabur ke Malaysia, Ditembak Saat Berusaha Lawan Polisi

Baca juga: Download FF Kipas Tornado APK Terbaru 2026: Optimasi Free Fire Anti Lag untuk HP Kentang

Pada hari yang direncanakan untuk penahanan, Piche Kota tiba-tiba dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gabriel Manek Atambua dengan alasan sakit. Polisi menyatakan bahwa Piche Kota mengalami vertigo, yang membuatnya harus menjalani perawatan intensif. Akibatnya, proses penahanan ditunda hingga kondisi kesehatannya membaik. Penyidik tetap mengawal ketat di rumah sakit untuk memastikan prosedur medis berjalan sesuai aturan.

Kapolres Belu menegaskan bahwa penundaan ini merupakan prosedur standar untuk memastikan kesehatan tersangka. "Proses hukum tetap berjalan dan tidak akan dihentikan," ujar AKBP I Gede Astawa. Polda NTT juga menyatakan bahwa kasus ini menjadi atensi serius, dan mereka berkomitmen untuk memproses siapa pun yang terlibat dalam kejahatan terhadap anak sesuai hukum yang berlaku.

Piche Kota dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Selain itu, ada denda maksimal Rp5 miliar. Penyidik telah melakukan pemeriksaan secara profesional, transparan, dan akuntabel, termasuk pengumpulan alat bukti.

Hingga 2 Maret 2026, Piche Kota masih dirawat di RSUD Atambua. Update terbaru menunjukkan bahwa kondisinya sedang dipantau, dan polisi siap melanjutkan proses penahanan begitu dokter menyatakan ia sehat. Kasus ini menjadi pengingat penting tentang penegakan hukum terhadap kekerasan seksual terhadap anak, terlepas dari status sosial pelaku.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST