Kontroversial! Siapakah Abu Janda? Sosok yang Dikeluarkan Dari Studio Saat Debat Soal Palestina
--
MITRA AUTO - Sempat viral beberapa waktu lalu! Berikut kami sajikan profil Abu Janda. Kami sudah merangkum semua untuk kamu, simak artikel ini sampai habis!
Nama Heddy Setya Permadi, atau yang lebih dikenal sebagai Abu Janda, menjadi perbincangan hangat di awal tahun 2026. Abu Janda adalah seorang buzzer politik dan pegiat media sosial dari Indonesia. Lelaki itu dikenal karena tindakannya yang kontroversial. Ia juga merupakan salah satu tim sukses Joko Widodo di Pilpres 2019.
Baca juga: Code Hooked Roblox Maret 2026: Daftar Kode Redeem Terbaru yang Masih Aktif dan Cara Menebusnya
Baca juga: Video Kebaya Hitam Viral TikTok No Sensor Dicari, Akun Medsos Pemeran Wanita Terungkap!
Abu Janda menjadi sorotan publik dan menjadi viral akibat tingkah lakunya dalam perdebatan sengit di program Rakyat Bersuara di iNews TV. Namun, siapakah Abu Janda yang sedang menjadi topik panas di dunia politik ini?
Biodata dan Perjalanan Karir Abu Janda
Abu Janda lahir dengan nama asli Heddy Setya Permadi di Cianjur, Jawa Barat, pada 14 Desember 1973. Lelaki berumur 50 tahun tersebut merupakan seorang yang bekerja di berbagai sektor industri selama belasan tahun, sebelum berkiprah di dunia politik.
Ia pernah berkarier di perusahaan hingga industri pertambangan batu bara. Sosoknya mulai muncul ke permukaan sejak Pilpres 2019 saat ia secara terbuka menjadi pendukung fanatik Joko Widodo dan aktif di media sosial untuk menangkal narasi radikalisme.
Di samping tingkah laku dan tutur katanya yang sering mendapatkan hujatan, ia menempuh pendidikan di universitas luar negeri. Ia merupakan diploma Ilmu komputer di Informatics IT School, Singapura, yang lulus pada tahun 1997. Setelahnya, ia menempuh pendidikan Sarjana di University of Wolverhampton, Inggris, menempuh jurusan Business & Finance dan lulus pada tahun 1999.
Latar belakang pendidikan yang ia miliki membawanya berkarier di perusahaan sebelum akhirnya memutuskan untuk menjadi influencer politik pada tahun 2015.