Ritual Mebuug-Buugan Kedonganan, Tradisi Unik Warga Bali Mandi Lumpur Setelah Nyepi
--
MITRA AUTO - Berikut kami rangkum informasi terkait ritual Mebuug Buugan yang perlu kamu tahu. Yuk simak informasinya di bawah ini!
Setelah merayakan hari Nyepi, warga desa Kedonganan memiliki tradisi unik. Sehari setelah hari Nyepi mengheningkan seluruh Bali, warga Desa Adat Kedongonan akan bersama-sama pergi ke pesisir dan hutan bakau.
Di sana, warga melakukan tradisi yang sudah turun-menurun di lakukan di desa tersebut. Tradisi Mebuug-buugan merupakan warisan budaya unik yang dijaga ketat oleh masyarakat Desa Adat Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali.
Apa itu Mebuug-Buugan?
Mebuug-Buugan merupakan tradisi turun terumurun yang dijaga ketat oleh masyarakat adat Kedonganan, Kabupaten Bandung, Bali. Mereka akan bersama-sama meramaikan Bali sehari setelah hari Nyepi yang sunyi terlewati. Ritual ini dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, yaitu satu hari setelah umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi.
Baca juga: Profil dan Biodata Tommy Lim, Konten Kreator Viral Usai Terungkapnya Kisruh Perceraian Rumah Tangga
Secara harfiah, "buug" dalam bahasa Bali berarti tanah atau lumpur. Bagi masyarakat setempat, tradisi ini bukan sekadar permainan fisik, melainkan sebuah simbolisme mendalam tentang penyucian diri dari segala kotoran batin dan sifat buruk yang melekat selama setahun terakhir.