Filosofi dan Makna Motif Batik Tambal, Curi Perhatian Dunia Usai Dicap Brand Aime Leon Dore Sebagai 'Motif Abstrak'
--
MITRA AUTO – Batik Tambal adalah motif tradisional Jawa (terutama Yogyakarta dan Solo) yang terdiri dari kombinasi berbagai pola batik kecil dalam bidang-bidang geometris, menyerupai kain tambalan. Dibalik motifnya yang indah, batik tambal ternyata memiliki filosofi yang erat kaitannya dengan kehidupan manusia.
Bermakna filosofis sebagai perbaikan diri, kesembuhan, dan keutuhan, motif ini konon dahulu digunakan sebagai selimut orang sakit.
Filosofi batik tambal berakar dari kata "tambal" (menambal/memperbaiki), yang melambangkan upaya manusia untuk terus membenahi diri, memperbaiki kesalahan, dan meningkatkan kualitas hidup baik secara lahir maupun batin.
Baca juga: Renungan Harian Saat Teduh Kristen Hari Ini Minggu 22 Maret 2026 : Memuji Diri (2 Timotius 3:16)
Motif ini merepresentasikan keberagaman fase kehidupan yang disatukan menjadi harmoni yang utuh, serta dipercaya membawa doa kesembuhan dan ketenangan.
Motif ini adalah bagian dari pola geometri yang terdiri dari bentuk-bentuk segi empat (empat persegi panjang), bujur sangkar, serta belah ketupat. Bidang-bidang repetisi tersebut diisi ornamen yang diambil dari berbagai motif klasik yang telah dikenal.
Karena bentuknya yang merupakan kombinasi dari motif-motif lainnya yang tersusun secara rapi. Jadi, motifnya seperti ditambal-tambal sehingga membentuk sebuah kombinasi yang serasi.
Aime Leon Dore Klaim Batik Tambal Hanyalah Motif Abstrak
Brand fashion ternama Amerika Serikat, Aime Leon Dore kini tengah ramai jadi perbincangan masyarakat Indonesia di media sosial. Kontroversi ini bermula ketika brand tersebut menyebut motif batik yang digunakan pada produk pakaian mereka hanyalah "corak abstrak".