Kontroversi Debat K-Netz vs SEABlings Makin Panas, Boikot Hingga Larang Nonton Drakor Mencuat!
--
Merasa dihina secara kolektif, mereka melancarkan serangan balik terorganisir, tidak hanya melalui kritik dan meme satir, tetapi juga melalui tekanan ekonomi.
Salah satu strategi yang digunakan oleh SEAblings adalah mengadvokasi boikot konten hiburan Korea Selatan. Gerakan ini bertujuan untuk memberi pelajaran kepada netizen tertentu dan industri Korea tentang menghormati penggemar internasional, terlepas dari situasi ekonomi negara asal mereka.
Bagaimana Nasib Drama Korea di Indonesia?
Meskipun drama Korea masih memiliki basis penggemar yang loyal, konflik ini telah memicu gelombang baru "nasionalisme konten," di mana pemirsa semakin beralih ke serial lokal atau drama dari negara-negara Asia lainnya (seperti Thailand atau Tiongkok) sebagai hiburan alternatif.
Perselisihan digital ini berfungsi sebagai pengingat penting bagi semua pihak tentang pentingnya etika antarbudaya di era globalisasi. Rasisme dalam bentuk apa pun tidak dapat diterima, baik di dunia nyata maupun daring.
Baca juga: Sosok Raden Mas Bayu Purnomo Viral, Oknum Komcad Diduga Lecehkan Santri!