Resmi! Letjen Yudi Abrimantyo Mundur dari Badan Intelijen Strategis, Buntut Tragedi Penyerangan Air Keras
--
MITRA AUTO – Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Letjen Yudi Abrimantyo mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini menjadi buntut dari tragedi anggota BAIS TNI menyiram air keras ke aktivis Kontras, yakni Andrie Yunus.
Langkah yang diambil Letjen Yudi Abrimantyo ini adalah pertanda bentuk pertanggungjawaban moral atas tindakan tidak manusiawi dari anak buahnya terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Keputusan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letjen Yudi Abrimantyo mundur dari jabatannya buntut kasus KontraS menuai pujian dari publik. Di saat banyak pejabat memilih bertahan dan berlindung di balik berbagai alasan.
Baca juga: Nonton Still Shining Episode 10 Sub Indonesia, Terpaan Badai Goyahkan Hubungan Taeseo dan Eunah
Baca juga: Taeseo dan Eunah Kembali Berpisah: Spoiler dan Link Nonton Still Shining Episode 9 Sub Indonesia
Langkah ini justru dinilai sebagai bentuk keberanian moral yang semakin jarang ditemui. Ketua Umum Pasbata Prabowo David Febrian mengungkap pengunduran diri tersebut sebagai tamparan keras bagi para pejabat yang selama ini tersandung persoalan namun tetap berkelit agar jabatannya masih dipertahankan.
“Ini bukan sekadar mundur. Ini adalah sikap ksatria. Ini pelajaran terbuka bagi banyak pejabat yang ketika bermasalah justru sibuk mencari pembenaran, memainkan opini, bahkan menyalahkan pihak lain,” tegasnya, Jumat 27 Maret 2026.
David beropini, Letjen Yudi menunjukkan standar kepemimpinan yang berbeda, bahwa tanggung jawab terhadap rakyat harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun jabatan, bahkan sebelum proses hukum selesai.