Friday 20th of February 2026

Kronologi Tiktoker Viral Kakak Itwill Batalkan Itwill University Study Tour di 6 Kota Hingga Dirujak Netizen

Kronologi Tiktoker Viral Kakak Itwill Batalkan Itwill University Study Tour di 6 Kota Hingga Dirujak Netizen

--

MITRA AUTO - Kreator konten populer Kakak Itwill (nama asli Oki Ardian) kembali menjadi sorotan publik setelah mengumumkan pembatalan acara Itwill University: Study Tour yang sempat dijadwalkan di enam kota besar Indonesia. Acara meet and greet serta sesi Q&A ini menuai kecaman keras, ancaman kekerasan, hingga tuduhan normalisasi isu sensitif, khususnya terkait orientasi seksual dan LGBT. Pembatalan ini diumumkan langsung melalui Instagram pada Selasa, 17 Februari 2026, dengan nada penuh penyesalan dan permohonan maaf dari Kakak Itwill.

Baca juga: Apakah Abu Rabu Boleh Dihapus bagi Umat Katolik? Penjelasan Dari Sudut Pandang Gereja dan Tradisi

Baca juga: Terjadi Lagi! Oknum Aparat Lecehkan Santri di Padang, Tersangka Raden Mas Bayu Purnomo Beri Pengakuan

Artikel ini merangkum lengkap kronologi peristiwa, alasan di balik keputusan tersebut, klarifikasi dari yang bersangkutan, reaksi netizen, serta implikasi lebih luas bagi kreator konten di Indonesia yang membahas topik dewasa dan pribadi.

Kronologi Polemik Itwill University Study Tour

  1. Pengumuman Awal dan Penjualan Tiket Kakak Itwill mengumumkan rencana tur "Itwill University: Study Tour" sebagai acara perdana meet and greet dengan fans. Tiket mulai dijual pada 13 Februari 2026, dengan harga Rp249.000 (regular) dan Rp999.000 (VIP). Acara direncanakan digelar mulai 30 April 2026 di enam kota: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Bali.

  2. Munculnya Pro Kontra dan Kecaman Tak lama setelah pengumuman, netizen ramai membahas di berbagai platform seperti Instagram, X (Twitter), Threads, dan Facebook. Kritik utama berfokus pada image Kakak Itwill yang sering membagikan kehidupan pribadinya bersama suami warga negara asing, serta konten edukasi seksualitas yang dianggap "terlalu bold". Beberapa pihak menuduh acara ini sebagai upaya "normalisasi LGBT" atau "memberi panggung bagi boti" (istilah derogatory untuk komunitas LGBT).

  3. Ancaman dan Seruan Boikot Kecaman berubah menjadi ancaman nyata. Contohnya:

    • Sebuah akun Facebook bernama "Advokat Muhammad" mengancam akan mendatangi acara dan "menggembur gerombolan boti laknat cucu dajjal seperti bocah tengil ini @kakakitwill".
    • Postingan di X dari @Hilmi28 menyerukan stop normalisasi platform untuk "boti" dan membandingkan dengan larangan LGBT di Rusia, menyebut bahayanya "mengundang murka Allah".

    Ancaman ini membuat situasi semakin tegang dan berpotensi membahayakan peserta serta penyelenggara.

  4. Pengumuman Pembatalan Resmi Pada 17 Februari 2026, Kakak Itwill mengunggah video permohonan maaf di Instagram (@kakakitwill). Ia menyatakan:

    "Karena banyak yang tidak berkenan, aku mau minta maaf dengan segala kerendahan hati aku. Mungkin terlalu jauh langkah yang aku ambil, dan dengan berat hati harus aku batalin. Aku harap semua fans aku yang udah daftar gak kecewa karena ini demi keamanan bersama."

    Ia menjelaskan bahwa acara sebenarnya hanya untuk memfasilitasi tanya jawab dan curhat dengan penggemar yang nyaman berbagi masalah pribadi dengannya, mengingat hampir 1 juta followers Instagram-nya sering curhat.

  5. Reaksi Publik Pasca-Pembatalan Pembatalan ini mengakhiri spekulasi tentang potensi kerusuhan. Sebagian netizen mendukung keputusan ini demi keamanan, sementara fans setia menyatakan kekecewaan tapi memahami alasan. Polemik ini juga memicu diskusi lebih luas tentang batas kebebasan berekspresi kreator konten di Indonesia, terutama yang membahas isu sensitif seperti seksualitas dan identitas gender.

Baca juga: Sosok Raden Mas Bayu Purnomo Viral, Oknum Komcad Diduga Lecehkan Santri!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST