Friday 20th of February 2026

Sosok Suami Berlyn Carl? Viral Dugaan Perselingkuhan dengan Ustadzah Sahabat Sendiri Wanita Bercadar

Sosok Suami Berlyn Carl? Viral Dugaan Perselingkuhan dengan Ustadzah Sahabat Sendiri Wanita Bercadar

--

Baca juga: 5 Promo HUT BCA 69 Terbaru Februari-Maret 2026, Diskon hingga 69% Tiket Bioskop dan Menu Restoran Cepat Saji

Baca juga: Kronologi Tiktoker Viral Kakak Itwill Batalkan Itwill University Study Tour di 6 Kota Hingga Dirujak Netizen

Bukti-Bukti Perselingkuhan

  • Pengakuan langsung ustadzah kepada Berlyn.
  • Foto bersama yang diunggah terbuka pada Mei 2024.
  • Tangkapan layar chat atau unggahan Instagram yang dibagikan Berlyn (beberapa akun terkait kini dinonaktifkan).
  • Video suami ustadzah berlutut meminta maaf (viral di TikTok/Instagram), menunjukkan penyesalan atas kegagalan membimbing istri.

Unggahan Berlyn ditonton jutaan kali, memicu:

  • Simpati besar bagi Berlyn sebagai korban pengkhianatan ganda (suami + sahabat).
  • Kecaman tajam terhadap ustadzah: “Bercadar tapi berbuat zina”, “Jangan pakai identitas agama sebagai tameng”.
  • Diskusi tentang batas pertemanan dalam lingkungan keagamaan.
  • Kritik terhadap hipokris: kontras antara citra saleh dan perilaku.

Banyak netizen menyebut ini pengingat bahwa kesalehan sejati ada di akhlak, bukan penampilan. Kasus ini juga memicu empati bagi suami ustadzah yang tampak terpukul dan meminta maaf secara terbuka.

Baca juga: Apakah Ayushita Pindah Agama? Ramai Usai Pernikahannya dengan Gerald Situmorang Viral!

Drama ini menunjukkan betapa rapuhnya kepercayaan dalam rumah tangga dan pertemanan. Beberapa poin refleksi:

  • Komunikasi terbuka penting untuk deteksi dini tanda perselingkuhan.
  • Pertemanan dekat dengan pasangan orang perlu batasan jelas.
  • Media sosial bisa jadi alat curhat, tapi juga memperbesar drama—gunakan bijak.
  • Perceraian bukan akhir; banyak korban menemukan kekuatan untuk move on.

Berlyn Carl memilih berbagi cerita ini mungkin untuk catharsis dan memberi peringatan. Semoga kasus ini mendorong kesadaran akan nilai kesetiaan dan integritas, terutama di lingkungan yang menjunjung nilai agama.

Jika mengalami situasi serupa, pertimbangkan konsultasi dengan konselor pernikahan atau lembaga seperti Komnas Perempuan. Tetap hormati privasi semua pihak dan hindari hate speech.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST