Renovasi Rumah Dinas Gubernur Kaltim Senilai Rp 25 Milliar, Perbaikan Pendopo, Guest House, Hingga Akuarium Ikan
--
MITRA AUTO - Berikut adalah artikel tentang pengadaan Renovasi Rumah Dinas Gubernur Kaltim yang mencapai 25M yang perlu kamu tahu. Yuk simak terus informasi di bawah ini biar nggak ketinggalan!
Setelah dihebohkan dengan pengadaan mobil dinas gubernur berupa Range Rover senilai Rp 8,5 Milliar, kini publik dibuat geleng kepala dengan nominal anggaran renovasi rumah gubernur Kalimantan Timur.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud menjadi sorotan publik setelah muncul wacana renovasi rumah dinas dan fasilitas penunjang jabatan gubernur serta wakil gubernur dengan nilai fantastis, yaitu Rp 25 miliar.
Sorotan muncul tak lama setelah polemik pengadaan mobil dinas gubernur berupa Range Rover senilai Rp 8,5 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran pada Maret 2026. Namun, pembelian mobil dinas tersebut dibatalkan dan proses pengembalian kendaraan segera diselesaikan, setelah gubernur kaltim tersebut disindir Presiden Prabowo Subianto.
Renovasi Rumah Dinas Sampai Rp 25 Milliar
Polemik anggaran lebih dari Rp 25 miliar untuk penunjang fasilitas rumah jabatan dan ruang kerja Gubernur serta Wakil Gubernur Kalimantan Timur menjadi sorotan. Terkait hebohnya anggaran renovasi rumah dinas, Rudy menegaskan bahwa seluruh proses penganggaran telah berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Berdasarkan data Inaproc Kaltim, anggaran tersebut terbagi ke dalam sedikitnya 57 item belanja pada tahun 2025. Berikut adalah rinciannya, rehabilitasi ruang kantor Gubernur senilai Rp 6 miliar dan renovasi rumah jabatan Gubernur sebesar Rp 3 miliar. Selain itu, terdapat pula anggaran Rp 1,2 miliar untuk rehabilitasi ruang kerja Wakil Gubernur serta belanja mebel yang mendekati Rp 1 miliar.
Tak hanya itu, beberapa pengadaan lain turut menjadi perhatian publik, seperti videotron senilai lebih dari Rp 700 juta dan peralatan dapur dengan pagu lebih dari Rp 600 juta. Ada pula pekerjaan interior ruang fitnes dan biliar senilai Rp 195 juta, serta anggaran penunjang kesehatan yang mencapai ratusan juta rupiah.
Salah satu item yang membuat publik heran adalah pengadaan akuarium air laut di rumah jabatan kepala daerah dengan nilai mencapai Rp 195 juta. Hal ini karena secara fungsi, pengadaan akuarium air laut tidak bernilai dan tidak bermanfaat bagi masyarakat.
Namun, Rudy Mas'ud menyampaikan bahwa puluhan item tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menunjang operasional dan kenyamanan kepala daerah dalam menjalankan tugas pemerintahan di Kalimantan Timur.