Saturday 18th of April 2026

Siapa Dwi Yoga Ambal? Ajudan Bupati Tulungagung yang Diduga Terlibat Kasus Pemerasan OPD

Siapa Dwi Yoga Ambal? Ajudan Bupati Tulungagung yang Diduga Terlibat Kasus Pemerasan OPD

--

Dwi Yoga ditetapkan sebagai tersangka bersama atasannya. Ia diduga berperan aktif dalam mengoordinasikan permintaan uang atau pemerasan terhadap sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Profil Singkat Dwi Yoga Ambal

Berikut adalah profil Dwi Yoga Ambal Arizky, S.STP., M.AP., yang dikenal sebagai ajudan Bupati Tulungagung:
 
Data Pribadi & Pendidikan
  • Nama Lengkap: Dwi Yoga Ambal Arizky.
  • Pendidikan Menengah: Alumni MAN 2 Tulungagung (Lulus tahun 2014). Selama sekolah, ia dikenal aktif di organisasi MPK dan berprestasi di bidang olahraga tenis meja.
  • Pendidikan Tinggi: Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXV. Ia juga telah menyelesaikan studi Magister Administrasi Publik (M.AP.).

Baca juga: Wajib Tonton! Daftar Sinetron dan Film Asha Assuncao, Aktris Muda Pemeran Utama Terikat Janji yang Mulai Naik Daun

Baca juga: Deretan Pemain Yumi's Cells Season 3, Petualangan Baru Kim Go Eun Mencari Cinta Sejati Bersama Sel Otaknya

Baca juga: Nonton Khadam (2026), Film Malaysia Dibintangi Aktris Tanah Air, Kisah Perjuangan Ibu Melawan Ilmu Hitam

Perjalanan Karier
  • Ajudan Pejabat: Menjadi ajudan Gatut Sunu Wibowo sejak masa jabatan sebagai Wakil Bupati hingga menjadi Bupati Tulungagung.
  • Akademisi/Mentor: Di luar kedinasan, ia pernah menjabat sebagai Direktur di Catalyst Tulungagung, sebuah lembaga bimbingan belajar khusus persiapan masuk sekolah kedinasan (seperti IPDN) dan tes CPNS.
  • Status ASN: Sebagai lulusan IPDN, ia berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Nama Dwi Yoga mencuat secara nasional pada April 2026 setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ia diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi dan pemerasan bersama Bupati Tulungagung, di mana ia ditengarai berperan sebagai penghubung atau pihak yang mengumpulkan setoran uang dari para kepala dinas (OPD).

Hingga saat ini, proses hukum terhadap dirinya masih terus berjalan di KPK. Kasus ini tidak hanya berdampak pada karier pribadinya, tetapi juga menjadi catatan kelam bagi birokrasi di Tulungagung. 

Source:

Update Terbaru

RELATED POST