Tuesday 21st of April 2026

Tangis Suster Natalia Tanggung Beban Moral Usai Dana Gereja Sebesar Rp 28 Milliar Dibawa Kabur Mantan Pegawai Bank BNI

Tangis Suster Natalia Tanggung Beban Moral Usai Dana Gereja Sebesar Rp 28 Milliar Dibawa Kabur Mantan Pegawai Bank BNI

--

MITRA AUTO - Berikut adalah informasi mengenai suster natalia yang tanggung beban penggelapan dana Rp 28 Milliar oleh Mantan Pegawai Bank BNI. Simak informasi di bawah ini sampai habis biar nggak ketinggalan!

Suster Natalia merupakan sosok yang mengabdikan hidupnya untuk gereja di Labuhanbatu, Sumut. Sayangnya, kini terancam penjara akibat skema penipuan yang dilakukan oleh oknum Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara, Andi Hakim Febriansyah.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai kasus yang menimpa Suster Natalia? Baca artikel ini sampai habis!

Baca juga: Militer AS Gunakan Robot Canggih Misi Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz, Operasi Berisiko Picu Serangan Lanjutan

Baca juga: Toyota Kerjasama Dengan CATL Siap Produksi Baterai Mobil Listrik, Sebut Investasi Capai Rp13 Triliun

Baca juga: KPK Panggil Ruben Prabu Faza Terkait Kasus Fadia Arafiq, Cek Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Bupati Pekalongan

Suster Natalia Ditipu Kepala Kas BNI

Diduga aksi Andi Hakim telah berlangsung sejak 2019 melalui penawaran produk investasi fiktif bertajuk "BNI Deposito Investment". Tersangka mengiming-imingi pihak gereja dengan bunga tinggi sebesar 8% per-tahun, jauh di atas rata-rata bunga perbankan normal yang hanya sekitar 3,7%.

Untuk melancarkan aksinya, Andi diduga memalsukan dokumen dan tanda tangan, lalu mengalihkan dana ke rekening pribadi serta keluarganya.

Pihak gereja, Natalia, mulai menaruh rasa kecurigaan pada 23 Februari 2026 ketika seorang pegawai bank datang untuk mengambil dana pencairan, tapi bukan Andi yang selama ini berkomunikasi dengan mereka.

“Di sinilah mulai saya curiga, karena tidak ada kata-kata tentang pergantian. Sementara saya masih komunikasi dengan yang bersangkutan,” kata Natalia.

Pihak bank memberikan informasi kepada Natalia bahwa Andi Hakimsudah tidak lagi bekerja di bank tersebut dan produk investasi yang ditawarkan bukanlah produk resmi dari pihak bank.

“Mereka menginformasikan bahwa pertanggal hari ini Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai Bank BNI dan deposito investment itu bukan produk BNI,” ujarnya.

Detik itu juga, Natalia syok selama 5 menit dan nyaris pingsan. Ia tak pernah menduga bahwa sosok yang sangat ia percayai selama beberapa tahun ini ternyata membawa kabur uang gereja yang sudah mereka kumpulkan sejak 2019.

Saat ini pihak bank menyatakan masih melakukan verifikasi menyeluruh terhadap klaim dana yang hilang. Saat ini, bank telah menalangi Rp 7 miliar dari total dana yang diklaim, sesuai hasil audit internal. Tentunya dana tersebut masih jauh dari kata cukup untuk total kehilangan sampai Rp 28 Milliar.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST