Sunday 10th of May 2026

Merk Sosis Ini Teror Konsumen, Usai Unggah Produknya yang Membusuk Tak Layak Konsumsi!

Merk Sosis Ini Teror Konsumen, Usai Unggah Produknya yang Membusuk Tak Layak Konsumsi!

--

Ia juga mengungkapkan menerima panggilan melalui Instagram dari akun @sonice_id. "Jujur, saya sangat terganggu. Mereka sudah mengatakan mereka mengganggu, tetapi mereka terus menelepon," tulisnya.

Baca juga: Jepang Berduka! Kenji Ohba Pemeran Gaban Meninggal Dunia, Sang Legenda Tokusatsu Kiprahkan Sayap Sampai ke Internasional Sebelum Wafat

Baca juga: Kasus Joki UTBK SNBT 2026: Sanksi Blacklist Permanen dan Risiko Pidana Menanti

Unggahan ini mendapat banyak komentar dari pengguna internet. Banyak yang mengkritik cara merek tersebut menangani keluhan dan mendesak perusahaan untuk lebih fokus menjelaskan kualitas produk dan bertanggung jawab kepada konsumen.

"Lucu banget, 'Belum melakukan pengecekan' kok udah diedariinnnn," tulis seorang pengguna internet.

"Padahal gak usah bertele-tele tinggal 'Mohon maaf atas kelalaian tim produksi, ini sebagai pelajar kami kedepan agar lebih baik lagi dan memperketat proses produksi agar hal yang sama tidak terulang lagi di kemudian hari','" tulis pengguna internet lainnya.

Informasi yang kami lansir dari detikFood, postingan ini juga menyoroti risiko mengonsumsi sosis kemasan yang layu. Bahkan dengan pengawet, sosis kemasan tetap bisa rusak.

Hal ini karena pengawet hanya membantu memperlambat pertumbuhan bakteri, bukan mencegahnya sepenuhnya.

Menurut Badan Standar Makanan Inggris (FSA), sosis umumnya menggunakan nitrit dan nitrat untuk mempertahankan warna dan menghambat bakteri berbahaya. Namun, efektivitas pengawet tetap bergantung pada suhu penyimpanan, kondisi kemasan, dan tanggal kedaluwarsa.

Baca juga: Penyebab James F. Sundah Meninggal Dunia, Penulis Lagu Lilin-Lilin Kecil Sempat Nikmati Detik Terakhir dengan Es Krim Sebelum Wafat

Jika rantai dingin terputus selama distribusi atau penyimpanan, bakteri masih dapat berkembang biak di dalam produk. Kemasan yang bocor atau rusak juga memungkinkan udara dan mikroorganisme masuk, menyebabkan sosis lebih cepat busuk.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menjelaskan bahwa daging olahan, seperti sosis, harus disimpan pada suhu dingin agar tetap aman dikonsumsi, seperti yang dilaporkan di fsis.usda.gov (31 Juli 2020).

Tanda-tanda sosis busuk biasanya terlihat dari perubahan warna menjadi kusam atau menghitam, tekstur berlendir, dan bau asam yang kuat.

Jika dikonsumsi, kondisi ini dapat menyebabkan mual, muntah, diare, dan masalah pencernaan akibat kontaminasi bakteri.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST