Saturday 3rd of October 2026

Profil Rocky Gerung, Aktivis Oposisi Pemerintah yang Kini Dilantik Menjadi Wantimpres Oleh Presiden Prabowo

Profil Rocky Gerung, Aktivis Oposisi Pemerintah yang Kini Dilantik Menjadi Wantimpres Oleh Presiden Prabowo

--

MITRA AUTO – Akademisi dan juga aktivis Rocky Gerung resmi dilantik menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Ia dilantik bersama 25 tokoh lainnya. Lembaga tersebut akan dipimpin oleh Mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno sebagai Ketua Wantimpres. Sedangkan Eks Menko Perekonomian Hatta Rajasa didapuk menjadi Wakil Ketua Wantimpres.

Rocky terlihat dalam daftar anggota Wantimpres bersama sejumlah tokoh lainnya, di antaranya mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Hatta Rajasa, Ignasius Jonan, juga lainnya.

Baca juga: Klarifikasi Ketua BK DPRD Banyuwangi Usai Anggotanya Dituding Pakai Narkoba, Tunggu Konfirmasi Polisi

Berdasarkan penjelasan resmi Wantimpres, lembaga tersebut dibentuk berdasarkan Pasal 16 UUD 1945 serta diatur lebih lanjut dalam UU Nomor 19 Tahun 2006.

Wantimpres berkedudukan di bawah Presiden serta bertanggung jawab kepada Presiden, dengan tugas memberikan nasihat dan pertimbangan ketika menjalankan kekuasaan pemerintahan negara, baik diminta maupun tidak diminta oleh Presiden.

Nasihat dan pertimbangan itu dapat disampaikan secara individual maupun sebagai satu kesatuan oleh seluruh anggota. Pada menjalankan fungsinya, anggota Wantimpres juga tidak diperbolehkan menyebarluaskan isi nasihat atau pertimbangan yang diberikan terhadap Presiden.

 

Profil Rocky Gerung

Rocky Gerung lahir pada 20 Januari 1959 kemudian menempuh pendidikan tinggi di Universitas Indonesia (UI). Rocky mulai berkuliah di UI pada 1979 dan pada awalnya mengambil Jurusan Ilmu Hubungan Internasional. Akan tetapi, ia tidak menyelesaikan pendidikan di jurusan tersebut dan kemudian beralih ke Jurusan Ilmu Filsafat sampai dengan lulus sebagai Sarjana Sastra.

Baca juga: Link Video 27 Detik Coolmax Viral Media Sosial, Awas Kepingin! Reaksi Jujur Nggak Bisa Bohong

Pada masa kuliah, Rocky juga dikenal dekat dengan sejumlah aktivis yang berhaluan sosialisme, antara lain Marsillam Simanjuntak serta Hariman Siregar. Latar belakang pendidikan filsafat dan kedekatannya dengan lingkungan aktivisme tersebut kemudian menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan intelektualnya.

Di luar kegiatan akademik, Rocky Gerung juga aktif dalam organisasi dan kegiatan yang berkaitan dengan demokrasi, hak asasi manusia, serta pendidikan sosial. Ia bersama sejumlah tokoh, termasuk Abdurrahman Wahid juga Azyumardi Azra, ikut mendirikan Setara Institute pada 2005, sebuah wadah pemikir yang bergerak di bidang demokrasi dan HAM.

Ia juga sempat mengetuai Sekolah Ilmu Sosial (SIS), lembaga pendidikan nonformal yang mengajarkan pemahaman terhadap realitas sosial secara interdisipliner. SIS berada di bawah Yayasan Padi dan Kapas kemudian melibatkan sejumlah pengajar, seperti Arief Budiman, Salim Said, dan Rahman Tolleng.

Selain menjadi dosen, Rocky Gerung juga aktif sebagai peneliti di Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) serta pendiri dan anggota SETARA Institute sejak tahun 2007. Selain itu Rocky dikenal sebagai pengamat politik, Rocky Gerung sering membuat komentar kontroversial yang menarik perhatian publik.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST