Tuesday 17th of February 2026

Tragedi Pembunuhan Remaja di Eks Kampung Gajah, Motif Sakit Hati, Pelaku Kirim Chat Palsu "Saya Diculik"

Tragedi Pembunuhan Remaja di Eks Kampung Gajah, Motif Sakit Hati, Pelaku Kirim Chat Palsu

--

MITRA AUTO - Kasus pembunuhan sadis terhadap seorang siswa SMP berinisial ZAAQ (14 tahun) di area bekas objek wisata Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, berhasil diungkap dengan cepat oleh Polres Cimahi. Kejadian tragis ini menarik perhatian publik karena melibatkan remaja di bawah umur sebagai pelaku dan korban, serta motif yang berawal dari konflik pertemanan biasa yang berujung fatal.

Penemuan jasad korban terjadi pada Jumat malam, 13 Februari 2026, sekitar pukul 20.45 WIB. Jasad ZAAQ pertama kali ditemukan oleh dua saksi berinisial GR dan SA yang sedang melakukan siaran langsung (live streaming) di platform TikTok di lokasi tersebut. Awalnya, saksi mencium bau menyengat yang mereka kira berasal dari bangkai hewan. Namun, setelah mendekat dan memeriksa, mereka menemukan tubuh seorang remaja laki-laki dalam kondisi membusuk di antara semak belukar. Penemuan ini langsung dilaporkan ke pihak berwajib, memicu respons cepat dari kepolisian.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, menyatakan bahwa tim Satreskrim Polres Cimahi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan intensif. Dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi berhasil mengidentifikasi dan mengamankan dua tersangka pada Minggu dini hari, 15 Februari 2026. Kedua pelaku adalah remaja berinisial YA (16 tahun) dan AP atau APM (17 tahun), yang ternyata merupakan teman korban dan termasuk kategori Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Penangkapan dilakukan di wilayah Desa Banyuresmi, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, setelah pelaku sempat melarikan diri ke Tasikmalaya sebelum kembali ke Garut.

Baca juga: Pelayanan MBG Tetap Berjalan Saat Ramadan dan Lebaran 2026, BGN Pastikan Gizi Seimbang Tetap Terpenuhi

Baca juga: Siapa Naufal Samudra Aktor Muda yang Dirumorkan Dekat Jule, Netizen Ungkap Banyak Bukti di Threads

Hasil penyelidikan mengungkap kronologi kejadian yang mengerikan. Peristiwa diduga terjadi beberapa hari sebelum penemuan jasad, kemungkinan sekitar Senin, 9 Februari 2026. Pelaku YA dan AP sengaja datang dari Garut ke Bandung untuk bertemu korban. Pertemuan awal berlangsung di kawasan Sukajadi, Kota Bandung, sebelum ketiganya berpindah ke lokasi yang lebih sepi, yaitu area eks Kampung Gajah yang dikenal jarang dikunjungi dan jauh dari permukiman warga. Lokasi ini dipilih secara sengaja agar aksi mereka tidak mudah terdeteksi.

Di lokasi tersebut, terjadi percekcokan hebat antara pelaku dan korban. Motif utama adalah rasa sakit hati pelaku karena korban menyatakan ingin memutuskan hubungan pertemanan mereka. Pernyataan korban tersebut memicu emosi pelaku hingga memuncak. Mereka kemudian melakukan penganiayaan brutal: korban dipukul menggunakan botol kaca di bagian belakang kepala hingga terjatuh, kemudian ditusuk menggunakan pisau sekitar delapan kali di bagian perut. Penyebab kematian korban adalah kombinasi luka benda tumpul di kepala dan luka tusuk fatal di perut.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST