Tuesday 17th of February 2026

5 Fakta Tragis Pembunuhan Pelajar SMP di Eks Kampung Gajah, Sakit Hati Berujung Kematian

5 Fakta Tragis Pembunuhan Pelajar SMP di Eks Kampung Gajah, Sakit Hati Berujung Kematian

--

MITRA AUTO - Kasus penemuan jasad seorang pelajar SMP berinisial ZAAQ (14 tahun) di kawasan eks objek wisata Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menjadi sorotan nasional. Tragedi yang terungkap pada Jumat malam, 13 Februari 2026, ini bukan sekadar kematian misterius, melainkan pembunuhan berencana yang dipicu konflik pertemanan di kalangan remaja. Polres Cimahi berhasil mengungkap kasus ini dengan cepat, menangkap dua pelaku di bawah umur hanya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah jasad ditemukan.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan remaja yang memprihatinkan di Indonesia, di mana emosi tidak terkendali dan kurangnya pengawasan orang tua serta lingkungan sekolah menjadi faktor pemicu. Berikut lima fakta utama yang merangkum kronologi, motif, dan pengungkapan kasus ini, berdasarkan keterangan resmi Polres Cimahi dan penyelidikan lapangan.

Baca juga: Tragedi Pembunuhan Remaja di Eks Kampung Gajah, Motif Sakit Hati, Pelaku Kirim Chat Palsu

Baca juga: Sinopsis Return of the Devourer, Manhua Reinkarnasi Devourer Si Chen Ubah Masa Depan Dunia

1. Penemuan Jasad oleh Kreator Konten yang Hendak Membuat Video Horor

Jasad ZAAQ ditemukan secara tak terduga oleh dua kreator konten asal Banten yang berniat membuat video horor di lokasi angker eks Kampung Gajah. Kawasan ini telah ditutup sejak Mei 2018, dipenuhi wahana rusak, berkarat, dan sering dikaitkan dengan cerita mistis oleh masyarakat sekitar.

Tim kreator tersebut tiba di Bandung pada Kamis malam, 12 Februari 2026, setelah mengalami kendala kendaraan yang harus diderek. Mereka memilih eks Kampung Gajah untuk konten penelusuran malam. Saat tiba di lokasi sekitar Jumat malam, 13 Februari 2026, pukul 20.45 WIB, mereka mencium bau busuk yang awalnya dikira dari bangkai hewan. Setelah menemukan bangkai kucing mati, bau tetap menyengat. Rasa penasaran mendorong salah satu anggota tim menelusuri sumbernya, hingga menemukan tubuh remaja laki-laki dalam kondisi membusuk di antara semak belukar.

Momen penemuan direkam untuk dokumentasi, lalu segera dilaporkan ke petugas keamanan setempat dan Ketua RT. Jasad kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk autopsi. Penemuan ini menunjukkan bagaimana aktivitas konten kreator di media sosial secara tidak sengaja membantu pengungkapan kasus kriminal serius.

2. Korban Adalah Siswa SMPN 26 Bandung yang Dikenal Pendiam dan Baik

ZAAQ adalah siswa kelas VII SMP Negeri 26 Kota Bandung. Ia dilaporkan hilang sejak Senin, 9 Februari 2026. Pihak sekolah sempat menyebarkan informasi pencarian. Kepala sekolah, Titin Supriatin, menggambarkan ZAAQ sebagai anak baik, pendiam, dan tidak pernah tercatat dalam Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di sekolah.

ZAAQ tinggal bersama ayahnya yang sedang sakit, setelah kehilangan ibunya beberapa waktu lalu. Ia dimakamkan di kampung halaman ibunya di Kabupaten Garut. Latar belakang keluarga yang sulit ini menambah duka mendalam bagi kerabat dan teman-temannya, sekaligus menjadi pengingat pentingnya perhatian ekstra terhadap kondisi emosional remaja dalam situasi keluarga tidak stabil.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST