Prosesi Ngembak Geni Sebagai Rangkaian Hari Raya Nyepi, Ritual Penyucian Diri dan Refleksi Batin
--
MITRA AUTO – Salah satu tradisi Hari Raya Nyepi yang masih tetap dilestarikan hingga saat ini adalah tradisi nyakan diwang, yang masih dijalankan masyarakat penganut kepercayaan hindu.
Tradisi ini umumnya digelar saat ngembak geni, tepatnya menjelang berakhirnya rangkaian Nyepi. Tahun ini, Nyepi jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026.
Sejak Jumat 20 Maret 2026 dini hari, sekitar pukul 03.00 WITA, warga sudah mulai keluar rumah untuk mempersiapkan kegiatan tersebut. Mereka kemudian membuat tungku sederhana dari batu bata atau batako di depan rumah, tepat di tepi jalan. Dari tungku itulah berbagai hidangan dimasak bersama, mulai dari nasi, sate, ayam suwir, saur, hingga aneka sayur-mayur.
Baca juga: Renungan Harian Saat Teduh Kristen Senin 23 Maret 2026 : Anak yang Menyesal (Lukas 15:19)
Baca juga: Renungan Harian Saat Teduh Kristen Hari Ini Minggu 22 Maret 2026 : Memuji Diri (2 Timotius 3:16)
Suasana hangat pun muncul saat warga menikmati hidangan bersama keluarga di pinggir jalan. Tak jarang, mereka juga saling bertukar makanan atau sekadar mencicipi masakan tetangga, mempererat kebersamaan di momen spesial tersebut.
Salah satu warga Desa Banjar, Ida Putu Wedanajati, menyebut nyakan diwang sebagai tradisi turun-temurun yang sudah ia kenal sejak kecil. Hingga saat ini, tradisi tersebut tetap dilestarikan, bahkan setelah dirinya pensiun dari instansi kepolisian.
“Ini tradisi leluhur kami. Sudah sangat lama sekali. Jadi ini bentuk kami mempertahankan tradisi yang diwariskan oleh orang tua kami,” ujarnya.