Wednesday 22nd of April 2026

Demo Samarinda Berlangsung Panas, Masyarakat Tuntut Transparasi Pemerintah, Gubernur Rudy Mas'ud Pilih Bungkam

Demo Samarinda Berlangsung Panas, Masyarakat Tuntut Transparasi Pemerintah, Gubernur Rudy Mas'ud Pilih Bungkam

--

MITRA AUTO - Berikut adalah informasi mengenai pemicu awal Demo Samarinda dan respon gubernur yang menjadi perbincangan publik. Simak terus informasi di bawah ini biar kamu nggak ketinggalan!

Pada hari Selasa (21/04) unjuk rasa terhadap rencana pemerintah perihal menuntut transparansi anggaran pemerintah daerah mencapai puncak amuk publik. Ribuan mahasiswa dan masyarakat Kalimantan Timur menggelar demonstrasi besar-besaran di Kantor DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Jalan Teuku Umar, Samarinda.

Ingin tahu bagaimana awal pemicunya? baca artikel ini sampai habis ya!

Baca juga: Sinopsis dan Link Nonton Turning Life Around (2026) Episode Full Episode Sub Indonesia, Drama China dengan Kisah Unik, Wang Rui Chang dan Vincent Cao Bertukar Kehidupan

Baca juga: Link Nonton Turning Life Around (2026) Episode 13-14 Sub Indo, Kisah Dua Pria yang Bertukar Takdir dengan Latar Belakang Bertolak Belakang

Baca juga: Baca Manhwa Lookism Chapter 605 Bahasa Indonesia, Lanjutan Pertarungan Epik Park Hyung Seok dan Kim Kitae Ungkap Trasnformasi Mengejutkan!

Pemicu Awal Demo Samarinda

Demonstrasi terjadi bukan tanpa alasan. Pemicu awal dari demonstrasi ini adalah perihal transparansi anggaran pemerintah daerah, khususnya pengadaan mobil dinas dan pembangunan rumah jabatan Gubernur Kaltim. Massa juga mendesak DPRD menggunakan hak interpelasi.

Lautan manusia sebanyak 2000 orang berkumpul di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Jalan Teuku Umar, Samarinda. Demonstran bukan hanya dari kalangan mahasiswa saja, namun juga datang dari masyarakat yang merasa keberatan dengan kebijakan dan langkah yang diambil sang Gubernur yang menurut mereka tidak ada dampaknya dalam masyarakat.

Budiman Arief, selaku Perwakilan massa dari Kedaulatan Rakyat Samarinda, dalam orasinya menyampaikan kritik terhadap tata kelola pemerintahan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST