Blak-blakan Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Alasan Dicopot dari Jabatan Menteri Keuangan
--
MITRA AUTO - Dinamika politik dan birokrasi di lingkungan Kabinet Merah Putih kembali mengejutkan publik setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan jabatan strategis. Posisi Menteri Keuangan yang sebelumnya diamanatkan kepada Purbaya Yudhi Sadewa kini resmi digantikan oleh Profesor Suahasil Nazara.
Pencopotan yang terbilang mendadak ini memicu gelombang pertanyaan di tengah masyarakat dan pelaku pasar modal mengenai latar belakang serta alasan utama di balik keputusan besar sang kepala negara.
Menjawab berbagai spekulasi yang beredar luas di media sosial, Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya angkat bicara pasca-melaksanakan prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.
Purbaya secara terbuka mengakui bahwa keputusan tegasnya merombak struktural kedinasan di internal Kementerian Keuangan menjadi salah satu pemantik utama pencopotan dirinya. Beberapa hari sebelum digantikan, Purbaya memang sempat melakukan rotasi besar-besaran yang melibatkan sekitar 350 pegawai di bawah Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Meskipun membenarkan bahwa kebijakan mutasi ratusan pegawai pajak tersebut ikut memicu polemik internal kedinasan, Purbaya menegaskan bahwa selebihnya merupakan hak prerogatif penuh dari Presiden Prabowo Subianto yang harus dihormati oleh semua pihak.
Ia membantah dengan tegas rumor yang menyebutkan adanya ketidakselarasan visi fiskal maupun keterkaitan masalah pergantian posisi menteri ini dengan isu pengelolaan dividen badan konsolidasi investasi Danantara. Purbaya menyatakan seluruh kebijakan makroekonomi yang diambilnya selama setahun menjabat selalu patuh dan selaras dengan arahan langsung kepala negara.
Mantan bendahara negara ini juga menceritakan kronologi bagaimana dirinya mengetahui keputusan pemberhentian tersebut secara mendadak.
Informasi mengenai reshuffle kabinet itu ia terima secara langsung melalui panggilan telepon dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, tepat ketika Purbaya tengah menghadiri agenda Rapat Kerja bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Kompleks Parlemen Senayan. Walau terkesan cepat, Purbaya mengaku bahwa dirinya secara profesional telah memperhitungkan segala kemungkinan risiko jabatan sejak awal mengambil langkah rotasi pegawai berskala masif tersebut.
Di tempat yang sama, Menteri Keuangan yang baru dilantik, Suahasil Nazara, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi, kontribusi, dan kerja keras yang telah diberikan Purbaya beserta keluarga selama setahun menjaga stabilitas fiskal nasional.
Pasca-sertijab, Suahasil menegaskan akan segera melakukan evaluasi mendalam dan koordinasi internal yang intensif untuk memastikan roda organisasi perbendaharaan negara tetap berjalan sehat. Fokus utama Kemenkeu saat ini adalah menjamin APBN tetap kredibel dan berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat tanpa terganggu oleh transisi kepemimpinan.